HAGL bermain bagus saat menghadapi lawan yang kuat.
Berbeda dengan sebelumnya, HAGL kini menjadi tim pragmatis yang memprioritaskan efisiensi dan hasil akhir. Prinsip utama tim asal Pleiku ini adalah memprioritaskan soliditas pertahanan di separuh lapangan sendiri sebelum memikirkan mencetak gol melawan lawan. Oleh karena itu, tim asuhan Pelatih Le Quang Trai seringkali bermain lebih baik saat menghadapi tim yang dianggap "lebih unggul." Dalam situasi seperti itu, para pemain tim asal Pleiku ini dapat menampilkan gaya bermain pilihan mereka: pertahanan serangan balik. Lawan yang maju menyerang juga berarti mengekspos kelemahan dalam pertahanan mereka, dan HAGL akan mencoba memanfaatkan hal ini.
Pada leg pertama, HAGL berhasil meraih poin melawan tim-tim papan atas, bermain imbang dengan Nam Dinh FC (0-0) dan Thanh Hoa FC (1-1), sebelum secara mengejutkan mengalahkan Hanoi Police FC dan Hanoi FC dengan skor 1-0. Sebaliknya, ketika menghadapi lawan yang setara atau lebih lemah, HAGL seringkali berakhir imbang di musim ini.
Washington Brandao (11) telah "beraksi" dalam seragam HAGL. Striker Brasil ini akan menjadi "ancaman" yang sangat berbahaya dalam gaya serangan balik tim kota pegunungan.
Dalam pertandingan ini, tim ibu kota tak diragukan lagi dianggap sebagai favorit dan diprediksi akan mengambil inisiatif melawan HAGL. Ini mungkin yang diinginkan HAGL, dan mereka akan menunggu momen yang tepat ketika Hanoi FC menunjukkan tanda-tanda ketidaksabaran. Lebih jauh lagi, striker terbaik HAGL, Chau Ngoc Quang, telah kembali setelah menjalani hukuman larangan bermain, sementara pemain asing asal Brasil, Washington, telah mencetak gol pertamanya di V-League. Semua elemen penting sudah siap, menjanjikan taktik tim kota pegunungan yang lebih sulit diprediksi. Patut dicatat bahwa sejak awal musim V-League 2024-2025, tim asuhan Pelatih Le Quang Trai belum pernah kalah dalam enam pertandingan kandang mereka.
Pertandingan pembuka pekan ke-14 V-League 2024-2025 (21 Februari) hanya akan menampilkan satu pertandingan: HAGL vs. Hanoi FC. Jika HAGL berhasil meraih tiga poin penuh di kandang sendiri dalam pertandingan ini, tim asal Pleiku (saat ini dengan 17 poin) akan naik ke posisi 5 besar klasemen dengan 20 poin.
Hanoi FC ingin "menyelesaikan dendam lama".
Pertandingan melawan HAGL di putaran ke-14 pada sore hari tanggal 20 Februari juga menandai debut pelatih kepala baru Hanoi FC, Makoto Teguramori. Ia adalah pelatih yang sangat berpengalaman yang telah membuktikan kemampuan profesionalnya dalam memimpin negara-negara sepak bola Asia seperti Jepang, setelah sebelumnya memimpin tim U23 Jepang. Pelatih Makoto Teguramori diharapkan dapat membantu Hanoi FC tampil lebih baik lagi di periode mendatang, melanjutkan upaya mereka untuk meraih gelar juara V-League musim ini.
Pelatih asal Jepang, Makoto Teguramori (tengah), diharapkan dapat membawa Hanoi FC kembali ke persaingan perebutan gelar juara.
Pelatih baru asal Jepang itu tentu ingin membuat debut yang mengesankan dengan kemenangan melawan HAGL. Lebih jauh lagi, para pemain Hanoi FC sangat ingin mengamankan tiga poin di Stadion Pleiku untuk membalas kekalahan mereka di leg pertama, ketika HAGL mengalahkan tim ibu kota di Stadion Hang Day. Oleh karena itu, para pemain Hanoi FC akan memasuki pertandingan dengan tekad yang tinggi.
Pham Tuan Hai telah diskors.
Pham Tuan Hai akan absen dalam pertandingan tandang Hanoi FC melawan HAGL di Stadion Pleiku. Striker tim nasional Vietnam itu sebelumnya telah mengumpulkan tiga kartu kuning, yang mengakibatkan skorsing untuk pertandingan di putaran ke-14. Ini merupakan kehilangan personel yang signifikan bagi tim ibu kota tersebut.
Sumber: https://thanhnien.vn/hagl-duoc-da-dung-so-truong-co-hoi-but-pha-vao-top-5-la-day-185250220192957204.htm






Komentar (0)