![]() |
Ferguson mengirimkan pesan ucapan selamat kepada PSG. |
Pada final yang digelar di Budapest pada malam 30 Mei, Arsenal memiliki kesempatan untuk memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. Namun, tim asuhan Mikel Arteta tidak mampu mewujudkan mimpi mereka, membiarkan PSG menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sebelum kalah melalui adu penalti.
Menurut surat kabar terkemuka Prancis, L'Equipe , Alex Ferguson dilaporkan mengirimkan ucapan selamat kepada presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, segera setelah pertandingan. Sumber tersebut mengklaim bahwa mantan manajer Manchester United itu menyebut Arsenal sebagai tim yang membosankan, dan juga menyatakan bahwa lawan PSG hanya tahu cara bertahan sepanjang pertandingan.
Jika informasi tersebut akurat, ini akan menjadi komentar yang sangat kontroversial, terutama mengingat Arsenal baru saja menjalani musim yang sukses dengan memenangkan gelar Liga Premier pertama mereka dalam lebih dari dua dekade.
Namun, jurnalis Ben Jacobs membantah Alex Ferguson menggunakan kata "membosankan" untuk menggambarkan Arsenal. Menurutnya, makna sebenarnya dari pesan tersebut hanyalah pujian kepada PSG, dengan menyatakan: "Kalian adalah tim yang memainkan sepak bola sejati."
Meskipun kebenarannya masih belum jelas, Arsenal telah menjadi subjek perdebatan mengenai gaya bermain mereka. Banyak pakar dan lawan percaya bahwa tim Mikel Arteta memprioritaskan soliditas pertahanan daripada kemampuan menyerang. Hal ini sebagian tercermin dalam final, di mana Arsenal mengontrol penguasaan bola kurang dari 25% pertandingan dan hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
Arteta sendiri mengakui bahwa tim perlu berubah jika ingin menaklukkan panggung Eropa. Setelah pertandingan, ahli strategi asal Spanyol itu menegaskan bahwa Arsenal akan segera mengevaluasi kembali seluruh musim dan membuat keputusan penting untuk meningkatkan performa tim.
Sumber: https://znews.vn/nghi-van-sir-alex-ferguson-mia-mai-arsenal-post1655871.html










Komentar (0)