Pada Poin C, Klausul 2, Pasal 33 Surat Edaran 32/2023/TT-BCA, yang berlaku sejak 15 September 2023, diatur bahwa Kepolisian Sektor (Polsek) diperbolehkan menangani pelanggaran tertentu apabila tidak didampingi oleh satuan polisi lalu lintas.
Dengan demikian, apabila tidak ada satuan polisi lalu lintas yang mendampingi, maka Satpol PP tetap dapat melaksanakan patroli dan penertiban sesuai dengan rencana yang telah disetujui, kemudian wajib melaporkan situasi, hasil patroli, penertiban, dan penanganan pelanggaran kepada satuan polisi lalu lintas.
Namun demikian, polisi lalu lintas hanya berwenang melakukan patroli, pengaturan, dan penanganan pelanggaran di jalan raya kabupaten dan jalan lain yang menjadi kewenangan kabupaten.
Berdasarkan Surat Edaran Nomor 32 Kementerian Keamanan Publik , Polisi Komune diperbolehkan menghentikan sepeda motor, sepeda motor listrik, dan kendaraan sederhana untuk menangani pelanggaran termasuk: Tidak mengenakan helm sebagaimana mestinya; Membawa orang lebih banyak; Membawa barang besar, melebihi batas ukuran; Berhenti atau parkir yang melanggar peraturan; Mengebut, berbelok-belok, tidak memiliki kaca spion di sisi kiri; Menggunakan payung; Belum cukup umur untuk mengemudi.
Kepolisian di Kelurahan Que My, Que Son, Quang Nam berpatroli untuk memastikan keamanan dan ketertiban. (Foto: NT)
Selain itu, apabila ditemukan kendaraan yang melanggar ketertiban lalu lintas, keselamatan, keamanan, dan ketertiban masyarakat, serta tidak segera dihentikan, sehingga menimbulkan akibat yang membahayakan bagi masyarakat, maka akan dilakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selama proses penanganan pelanggaran, jika ditemukan pelanggaran lain, akan ditangani sesuai kewenangan. Jika pelanggaran melampaui kewenangan, kepolisian komune akan membuat catatan dan melaporkannya kepada otoritas terkait untuk memberikan keputusan sanksi.
Dengan demikian, apabila dikawal oleh polisi lalu lintas, maka Satpol PP diperkenankan untuk berhenti guna memeriksa dan menindak pengendara sepeda motor, sepeda motor, sepeda motor listrik, dan kendaraan roda dua apabila ditemukan tanda-tanda pelanggaran terhadap kesalahan sebagaimana dimaksud di atas.
Perintah penghentian kendaraan, pemeriksaan, dan penanganan pelanggaran berpedoman pada ketentuan Pasal 2, Pasal 12, Pasal 17, Pasal 18, Pasal 20, Pasal 21, Pasal 22, Pasal 24, Pasal 25, Pasal 26, Pasal 27 Surat Edaran Nomor 32/2023/TT-BCA.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/cong-an-xa-co-duoc-dung-xe-xu-phat-khi-khong-co-csgt-di-cung-ar905786.html
Komentar (0)