
|
Leg pertama perempat final Liga Europa melawan Lyon berubah menjadi mimpi buruk bagi Onana. |
Bergabung dengan Old Trafford dari Inter Milan dengan biaya transfer yang fantastis sebesar £45 juta pada musim panas 2023, kiper asal Kamerun ini belum menunjukkan konsistensi dan performa yang membenarkan investasi klub. Banyak yang bahkan menyebutnya sebagai "penipuan," sebuah pembelian mahal tetapi sia-sia.
Onana kehilangan dirinya sendiri.
Pertandingan leg pertama perempat final Liga Europa melawan Lyon berubah menjadi mimpi buruk bagi Onana, karena ia melakukan dua kesalahan serius yang secara langsung menyebabkan gol-gol fatal yang dic conceded oleh Manchester United. Gol pertama berasal dari tendangan bebas Thiago Almada; tendangan itu sebenarnya tidak terlalu berbahaya, tetapi Onana bereaksi lambat, sehingga bola dengan mudah lolos dari tangannya.
Drama mencapai puncaknya pada menit ke-90+5, ketika sebuah tembakan yang tampaknya tidak berbahaya mengejutkan Onana, bola terlepas dari tangannya, dan Cherki mencetak gol, merenggut kemenangan yang menyakitkan bagi "Setan Merah". Dua kesalahan beruntun ini memicu kemarahan dari para penggemar dan pakar.
Yang perlu diperhatikan, mantan gelandang veteran Manchester United, Nemanja Matic, tanpa ragu menyebut penampilan Onana sebagai "salah satu penampilan kiper terburuk dalam sejarah klub." Kritik keras ini semakin memperdalam keraguan tentang kemampuan dan konsistensi kiper asal Kamerun itu di Old Trafford.
Musim ini, masalah Onana semakin terlihat jelas. Erik ten Hag mendatangkan Onana untuk menggantikan David de Gea, yang telah mengabdikan bertahun-tahun untuk Manchester United. Namun, keputusan ini tidak pernah terbukti sebagai keputusan yang tepat.
Meskipun Onana mungkin lebih mahir bermain dengan kakinya daripada De Gea, kurangnya refleks dan kontrol bola telah merugikan Manchester United. Setelah kepergian De Gea, Onana diharapkan tampil baik, tetapi penampilannya tidak sesuai dengan harapan.

|
Sampai saat ini, Onana telah melakukan total 9 kesalahan yang mengakibatkan gol masuk ke gawangnya musim ini. |
Hingga saat ini, Onana telah melakukan total 9 kesalahan yang mengakibatkan gol masuk ke gawangnya, dan menurut statistik Opta , ia memegang rekor kesalahan terbanyak yang dilakukan oleh seorang kiper di Liga Premier. Hal ini bahkan lebih patut diperhatikan mengingat kesulitan Manchester United dalam mencetak gol, hanya dengan 37 gol dalam 31 pertandingan Liga Premier. Mereka telah kebobolan 41 gol, angka yang terlalu tinggi untuk tim yang berharap untuk bersaing memperebutkan posisi teratas.
Rekor clean sheet Onana juga merupakan kelemahan. Dengan tingkat 26,1% dalam 69 pertandingan Premier League, ia berada di peringkat terakhir di antara kiper Manchester United sejak statistik dimulai pada musim 2003/04. Angka ini jauh lebih rendah daripada David de Gea (35,4%) dan bahkan lebih jauh di belakang kiper seperti Roy Carroll, yang mencatatkan clean sheet dalam 53,1% pertandingannya.
Salah satu faktor kunci yang menghambat Onana untuk menemukan konsistensi adalah lini pertahanan. Sejak ia bergabung dengan MU, tim tersebut telah melakukan perubahan signifikan dalam pemilihan pemain bertahan.
Serangkaian cedera dan kegagalan uji coba Ten Hag dan Ruben Amorim memaksa Onana bermain di belakang lini pertahanan yang tidak stabil. Hal ini tidak hanya memengaruhi moralnya tetapi juga menyulitkan kiper Afrika tersebut untuk mempertahankan performa yang konsisten.
Penjaga gawang, meskipun tidak mengalami tekanan fisik yang sama seperti pemain lain, menghadapi tantangan mental yang signifikan. Mereka membutuhkan konsentrasi penuh selama 90 menit pertandingan, terutama ketika tim mereka kekurangan pertahanan yang solid. Onana, yang terus-menerus harus beradaptasi dengan rekan setim baru di lini pertahanan, kesulitan untuk mendapatkan kembali konsistensinya.
Penghitung waktu mundur dengan Onana
Meskipun demikian, Onana masih menikmati kepercayaan Amorim, menjadi kiper nomor satu di semua kompetisi yang diikuti MU. Namun, serangkaian kesalahan dan statistik buruk menciptakan tekanan besar pada mantan bintang Inter Milan tersebut.
Faktor lain yang berkontribusi pada kesulitan Onana adalah jadwal yang padat. Setelah bermain 51 pertandingan untuk Manchester United musim lalu dan berpartisipasi dalam pertandingan untuk Kamerun, mantan bintang Inter Milan ini memiliki sedikit waktu untuk beristirahat.

|
Onana berusaha meninggalkan Old Trafford. |
Meskipun posisi penjaga gawang tidak menuntut kebugaran fisik yang berlebihan, konsentrasi dan ketegangan sepanjang pertandingan sangat penting. Pelatih penjaga gawang di MU juga sering berganti, yang tidak membantu Onana mempertahankan konsistensi dalam latihan dan pertandingan.
Dalam konteks itu, Onana perlu meningkatkan performanya jika tidak ingin digantikan. Amorim kemungkinan besar tidak ingin mengganti penjaga gawang saat ini karena kesulitan keuangan dan masalah lain di dalam skuad.
Namun, jika Onana tidak mampu kembali ke performa konsistennya, serangkaian kesalahan dapat membuatnya kehilangan tempat di Old Trafford, dan kritik Matic akan menjadi kenyataan. Bagi Onana, ketika namanya disebut, itu akan menjadi nama yang terlupakan dalam sejarah Manchester United.
Dua kesalahan konyol Onana menyebabkan MU ditahan imbang. Pada dini hari tanggal 11 April, MU bermain imbang 2-2 dengan Lyon di kandang lawan pada leg pertama perempat final Liga Europa.
Sumber: https://znews.vn/cu-lua-onana-post1545534.html
Komentar (0)