Berbagai perusahaan sedang menjajaki solusi transformasi digital untuk diimplementasikan di dalam organisasi mereka.

Bisnis proaktif

Baru-baru ini, "Solusi Manajemen Perusahaan 4.0 di HueWACO" dari Perusahaan Gabungan Pasokan Air Thua Thien Hue (HueWACO) meraih penghargaan "Perusahaan TOP dengan Produk Digital Cerdas dan Solusi Teknologi Industri 4.0" pada upacara "Vietnam Industry 4.0 Top Awards – I4 Awards" ke-3 tahun 2024, yang diselenggarakan oleh Institut Inovasi dan Transformasi Digital bekerja sama dengan Asosiasi Otomasi Vietnam.

"Solusi Manajemen HueWACO Enterprise 4.0" dibangun di atas digitalisasi seluruh proses manajemen dan operasional di HueWACO, yang sepenuhnya mengintegrasikan fitur-fitur seperti manajemen dokumen, pemantauan dan pelaporan rencana produksi dan bisnis, serta manajemen pelanggan dan manajemen sistem penyediaan air. Hal ini mengoptimalkan informasi secara terpusat dan memfasilitasi kemudahan berbagi antar sistem informasi. Penghargaan ini menegaskan upaya berkelanjutan HueWACO dalam mempromosikan penerapan teknologi informasi (TI) dan transformasi digital, sehingga meningkatkan efisiensi produksi dan operasi bisnis, sejalan dengan tujuan membangun kota pintar di Thua Thien Hue.

Bapak Duong Quy Duong, Direktur Jenderal HueWACO, menyatakan: “Transformasi digital berdampak pada manajemen dan operasional kami, membantu bisnis berkembang pesat dan berkelanjutan.” HueWACO telah secara agresif menerapkan digitalisasi di semua proses, mulai dari produksi, pengolahan, dan distribusi air hingga layanan pelanggan. “Otomatisasi dan penerapan TI dalam kegiatan produksi dan bisnis telah membawa peningkatan yang signifikan, mengoptimalkan seluruh proses operasional kami pada platform digital,” tegas Bapak Duong.

Tidak hanya HueWACO, tetapi banyak usaha kecil seperti Doan Trang Embroidery and Garment Trading & Service Company Limited juga aktif menjalani transformasi digital. Dengan dukungan dari Pusat Teknologi Informasi Thua Thien Hue, perusahaan tersebut telah berhasil mendigitalisasi operasional dan pencatatan data harian, sekaligus terhubung ke platform e-commerce. Ibu Nguyen Thi Doan Trang, Direktur perusahaan, berbagi: “Solusi transformasi digital tidak hanya memperluas promosi produk dan saluran penjualan kami, tetapi juga membantu kami mengelola dengan lebih mudah dan efisien.”

Mendampingi dan mendukung

Menurut Bapak Duong Tuan Anh, Ketua Asosiasi Bisnis Provinsi, provinsi ini saat ini memiliki lebih dari 6.000 bisnis yang beroperasi. Banyak bisnis telah secara proaktif mendekati platform e-commerce dan menggunakan platform transformasi digital untuk meningkatkan pendapatan. Mayoritas bisnis telah menerapkan perangkat lunak dan solusi untuk manajemen penjualan online, pemasaran, dan manajemen hubungan pelanggan. Munculnya platform e-commerce seperti TikTok, Sendo, Tiki, Lazada, dan Shopee... telah menciptakan banyak peluang bagi bisnis.

Namun, tidak semua bisnis berhasil dalam proses transformasi digital. Bapak Duong Tuan Anh mencatat bahwa banyak bisnis masih belum mendefinisikan dengan jelas posisi dan nilai transformasi digital, yang menyebabkan kurangnya persiapan sumber daya yang diperlukan. "Banyak bisnis berniat untuk menerapkan transformasi digital tetapi menghadapi kesulitan dalam pelaksanaannya, sehingga efektivitasnya rendah," kata Bapak Duong Tuan Anh.

Dalam mendukung bisnis dalam transformasi digital mereka, Komite Rakyat Provinsi dan departemen terkait telah menerapkan banyak solusi praktis untuk membantu perusahaan. Sejak awal tahun 2023 hingga saat ini, provinsi telah menyediakan tanda tangan digital dan faktur elektronik kepada ratusan bisnis, dengan total anggaran lebih dari 1 miliar VND. Pada saat yang sama, puluhan bisnis yang beralih dari bisnis rumahan juga telah menerima dukungan untuk biaya akuntansi. Selain itu, provinsi telah menyelenggarakan kursus pelatihan khusus tentang e-commerce, membekali peserta dengan keterampilan yang diperlukan seperti penjualan online dan penggunaan ChatGPT, yang menarik ratusan bisnis untuk berpartisipasi.

Komite Rakyat Provinsi juga mengeluarkan rencana untuk mendukung transformasi digital bagi usaha kecil dan menengah, keluarga usaha, dan koperasi hingga tahun 2025. Rencana ini berfokus pada pelatihan untuk meningkatkan kapasitas transformasi digital, menyediakan solusi teknologi, dan menilai kemampuan transformasi digital dari kelompok usaha tersebut.

Pendekatan proaktif dari dunia bisnis dan dukungan dari pemerintah akan menciptakan gambaran yang cerah bagi ekonomi digital di Thua Thien Hue. Dalam konteks ini, bisnis tidak hanya perlu memanfaatkan peluang tetapi juga siap berinovasi dan berkreasi untuk menegaskan posisi mereka di pasar yang sangat kompetitif.

Ekonomi digital bukan hanya masa depan tetapi juga masa kini, dan keberhasilannya bergantung pada upaya berkelanjutan dari setiap bisnis beserta dukungan dari pemerintah.

Teks dan foto: HAI THUAN