
Dalam rangka program tersebut, banyak kegiatan praktis yang dilaksanakan, dengan fokus pada propaganda dan penyebarluasan peraturan negara tentang eksploitasi hasil laut, memberikan kontribusi pada peningkatan kesadaran hukum, mendukung nelayan agar percaya diri melaut di lepas pantai, tetap membumi, mengembangkan perekonomian yang berkaitan dengan perlindungan kedaulatan laut dan kepulauan Tanah Air.
Pada kesempatan ini, panitia memberikan 100 bingkisan kepada nelayan di zona khusus Van Don. Setiap bingkisan bernilai lebih dari 4 juta VND, termasuk: 1 set baterai, lampu LED, 1 kantong obat berisi obat-obatan yang diperlukan, dan buku panduan tentang hal-hal yang perlu diketahui tentang penangkapan ikan .
Panitia juga memberikan 20 beasiswa dan perlengkapan sekolah kepada anak-anak nelayan yang mengalami kesulitan khususnya di kawasan ekonomi khusus Van Don.
Program "Terangi Laut Bersama Nelayan" akan dimulai pada awal tahun 2023 dan diperkirakan akan berlangsung di provinsi dan kota pesisir di seluruh Indonesia, dengan total biaya pelaksanaan lebih dari 30 miliar VND.
Program ini memiliki banyak kegiatan praktis dan bermakna untuk mendukung, mendorong, dan mendampingi nelayan seperti: menyebarluaskan peraturan negara tentang eksploitasi makanan laut; menyelenggarakan seminar dan lokakarya hukum dengan topik solusi untuk menghapus kartu kuning IUU bagi industri makanan laut; mengunjungi, mendorong, dan memberikan hadiah kepada nelayan; memberikan beasiswa kepada anak-anak nelayan yang mengalami kesulitan.
Kawasan Ekonomi Khusus Van Don memiliki area akuakultur terbesar di Provinsi Quang Ninh , dan juga merupakan daerah penangkapan ikan utama di wilayah Timur Laut. Kawasan ini dipilih sebagai destinasi ke-24 dalam perjalanan program "Menerangi Laut Bersama Nelayan".
Sumber: https://www.sggp.org.vn/cung-ngu-dan-thap-sang-den-tren-bien-den-voi-dac-khu-van-don-post809676.html
Komentar (0)