Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Nutrisi apa saja yang terkandung dalam kulit ikan, dan apakah disarankan untuk mengonsumsinya?

Kulit ikan kaya akan kolagen, protein, dan asam lemak omega-3. Namun, kulit ikan juga dapat mengakumulasi polutan atau menyerap minyak dan lemak berlebih jika tidak diproses dengan benar.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên27/05/2026

Komposisi nutrisi kulit ikan dapat bervariasi tergantung pada jenis ikannya. Beberapa ikan berlemak, seperti salmon, mackerel, dan sarden, seringkali memiliki kulit yang kaya akan lemak bermanfaat, menurut situs web Amerika Eating Well .

Da cá chứa những dưỡng chất gì, liệu có nên ăn? - Ảnh 1.

Kulit salmon kaya akan asam lemak omega-3.

FOTO: N. Quy dibuat menggunakan AI

Kolagen dan omega-3

Salah satu komponen paling menonjol dari kulit ikan adalah kolagen. Ini adalah protein yang membantu membentuk kulit, tulang rawan, tendon, dan jaringan ikat di dalam tubuh. Kulit ikan sangat kaya akan kolagen tipe 1, jenis kolagen yang paling umum di tubuh manusia. Oleh karena itu, banyak produk kolagen laut sekarang diekstrak dari kulit ikan. Selain kolagen, kulit ikan juga menyediakan protein yang membantu menjaga massa otot dan memperbaiki jaringan.

Pada ikan berlemak seperti salmon, sarden, atau makarel, kulitnya sering mengandung sejumlah besar lemak tak jenuh, terutama omega-3. Kulit biasanya menyimpan sejumlah besar lemak. Oleh karena itu, membuang kulit sepenuhnya dapat mengurangi jumlah omega-3 yang diserap. Selain itu, kulit mengandung vitamin D, vitamin E, selenium, dan yodium.

Waspadai kandungan merkurinya.

Salah satu kekhawatiran terbesar saat mengonsumsi kulit ikan adalah risiko akumulasi polutan lingkungan. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), hampir semua ikan dan makanan laut mengandung sejumlah kecil merkuri organik. Namun, sebagian besar tidak berada pada tingkat yang berbahaya bagi orang dewasa jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Polutan yang larut dalam lemak cenderung lebih banyak menumpuk di lemak dan kulit ikan daripada di daging tanpa lemak. Oleh karena itu, ikan besar dan berumur panjang seperti ikan todak, hiu, atau ikan kembung raja seringkali memiliki risiko kontaminasi merkuri yang lebih tinggi.

Sebaliknya, ikan berukuran kecil dan ikan dengan kadar merkuri rendah, seperti salmon, ikan kod, nila, atau sarden, umumnya dianggap lebih aman untuk dimakan bersama kulitnya.

Pilihlah sumber yang terpercaya dan olah informasi tersebut dengan benar.

Jika Anda ingin mengonsumsi kulit ikan, hal terpenting adalah memilih sumber ikan yang terpercaya dan mengolahnya dengan benar. Prioritaskan ikan kecil atau ikan dengan kadar merkuri rendah, dan batasi konsumsi ikan predator besar secara sering, kata ahli gizi Maya Feller, seorang dosen di Universitas New York.

Selain itu, kulit ikan perlu dibersihkan secara menyeluruh sebelum dimasak. Metode memasak juga sangat penting. Kulit ikan yang gosong pada suhu yang terlalu tinggi dapat menghasilkan senyawa yang berbahaya bagi kesehatan. Oleh karena itu, mengukus, memanggang, atau menggoreng dengan sedikit minyak umumnya dianggap sebagai pilihan yang lebih baik daripada menggoreng dengan minyak banyak, menurut Eating Well .

Sumber: https://thanhnien.vn/da-ca-chua-nhung-duong-chat-gi-lieu-co-nen-an-185260527002410151.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kebahagiaan di dataran tinggi

Kebahagiaan di dataran tinggi

Kabut pagi di Thong Hue

Kabut pagi di Thong Hue

Pelajaran khusus

Pelajaran khusus