Inspektorat Kota Da Nang baru saja mengeluarkan denda administratif senilai lebih dari 300 juta VND kepada tiga agen perjalanan internasional karena sejumlah pelanggaran dalam operasional bisnis mereka. Informasi ini diumumkan pada tanggal 10 Desember setelah inspeksi kepatuhan terhadap hukum di delapan bisnis.

Da Nang adalah salah satu pusat wisata utama Vietnam. Foto: Nguyen Dong
Rincian pelanggaran dan sanksi
Berdasarkan hasil inspeksi, pelanggaran utama berkaitan dengan pajak, kondisi bisnis untuk layanan perjalanan, dan penggunaan tenaga kerja asing.
- Sky Family Trading and Tourism Services Co., Ltd. menerima denda tertinggi sebesar lebih dari 215 juta VND. Perusahaan tersebut terbukti melakukan pelanggaran seperti menjual barang tanpa menerbitkan faktur, penggelapan pajak, dan menandatangani kontrak kerja dengan isi yang tidak lengkap sebagaimana dipersyaratkan oleh hukum.
- Danang Guide Man Co., Ltd. didenda sebesar 64 juta VND. Pelanggaran perusahaan tersebut termasuk gagal menyampaikan laporan statistik dengan benar dan tidak sepenuhnya memenuhi persyaratan untuk menjalankan layanan wisata sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pariwisata.
- Cabang Da Nang dari Au Lac Investment and Tourism Co., Ltd. didenda 30 juta VND karena mempekerjakan dua pekerja asing dengan cara yang tidak sesuai dengan ketentuan izin kerja mereka.
Perketat pengawasan terhadap operasional agen perjalanan.
Berdasarkan hasil inspeksi, Inspektorat Kota Da Nang merekomendasikan kepada Ketua Komite Rakyat Kota untuk mengarahkan instansi terkait agar memperkuat pengelolaan kegiatan perjalanan internasional.
Secara spesifik, Departemen Kebudayaan, Olahraga , dan Pariwisata diharuskan untuk meningkatkan inspeksi dan mencegah operator tur melanggar peraturan, sekaligus berkoordinasi dengan polisi dan unit terkait untuk meninjau penggunaan tenaga kerja asing di industri tersebut.
Otoritas pajak juga ditugaskan untuk memperkuat inspeksi terhadap penggunaan faktur dan dokumen, serta deklarasi dan pembayaran pajak oleh bisnis pariwisata. Tujuannya adalah untuk memerangi kerugian pendapatan bagi anggaran negara dan menciptakan lingkungan bisnis yang transparan dan sehat untuk pariwisata.
Menurut perwakilan dari Inspektorat Kota Da Nang, penanganan ketat terhadap pelanggaran ini merupakan bagian dari upaya untuk memulihkan ketertiban dalam bisnis pariwisata, serta berkontribusi dalam melindungi citra dan merek pariwisata kota tersebut.
Sumber: https://baolamdong.vn/da-nang-3-cong-ty-lu-hanh-quoc-te-bi-phat-hon-300-trieu-dong-411125.html
Komentar (0)