
1. Harga emas menuju penurunan terpanjang dalam sejarah: Harga emas turun pada 24 Maret, memperkuat perkiraan penurunan selama 10 hari berturut-turut untuk logam mulia ini. Ini kemungkinan akan menjadi penurunan harga emas terpanjang dalam sejarah karena kekhawatiran tentang konflik di Timur Tengah berdampak negatif pada inflasi global dan prospek pertumbuhan.
2. Forum Boao untuk Asia: Pertumbuhan Ekonomi Asia Diperkirakan Mencapai 4,5% pada Tahun 2026: Pada tanggal 24 Maret, Forum Boao untuk Asia merilis “Laporan Tahunan tentang Prospek Ekonomi dan Proses Integrasi di Asia pada Tahun 2026.” Menurut laporan tersebut, pertumbuhan ekonomi Asia diproyeksikan mencapai 4,5% pada tahun 2026, dan terus menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi global. Tiongkok dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) adalah ekonomi yang paling menarik untuk investasi asing di Asia.
3. Kegilaan Transformasi Energi di China: China sedang menciptakan revolusi energi bersih dalam skala dan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menurut Charles Bourgault, manajer industri energi di Forum Ekonomi Dunia (WEF), pada tahun 2024 saja, China memasang sekitar 360 GW tenaga angin dan surya, yang menyumbang lebih dari setengah total kapasitas energi terbarukan yang ditambahkan secara global pada tahun itu. Total kapasitas tenaga angin dan surya terpasang di negara itu mencapai sekitar 1,4 TW, setara dengan hampir sepertiga dari total global.
4. Pemulihan Eropa mungkin menghadapi gejolak: Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah telah menyebabkan harga minyak mentah dan gas yang berfluktuasi, berdampak pada pemulihan ekonomi Eropa yang sudah sulit. Di benua itu, biaya bahan bakar yang tinggi mulai berdampak pada harga barang-barang kebutuhan pokok, meningkatkan risiko bahwa kekurangan energi yang berkepanjangan dapat menyebabkan inflasi konsumen yang meluas. Dampak dari konflik tersebut memaksa pemerintah dan ekonom untuk menilai kembali prospek tahun depan, dengan sebagian besar ekonomi Eropa menurunkan perkiraan pertumbuhan mereka untuk tahun 2026.
5. Asia Kembali ke Energi Batu Bara: Dihadapi dengan kekurangan energi dan kenaikan harga akibat konflik di Iran, banyak negara Asia semakin banyak menggunakan batu bara sebagai solusi sementara. Namun, para ahli percaya bahwa krisis ini juga dapat menjadi katalis bagi transisi kawasan ini yang lebih cepat menuju energi terbarukan.
6. Saudi Aramco terus memangkas pasokan minyak ke Asia: Menurut sumber, Saudi Aramco – eksportir minyak terbesar di dunia dari Arab Saudi – saat ini hanya memasok minyak mentah Arab Light yang diekspor dari pelabuhan Yanbu di Laut Merah kepada pelanggan berdasarkan kontrak hingga April 2026. Hal ini terus menyebabkan kekurangan pasokan untuk kilang-kilang di Asia dan membatasi produksi produk olahan.
7. Turki Mempertimbangkan Penggunaan Cadangan Emas Senilai $135 Miliar untuk Mempertahankan Mata Uangnya: Menurut sumber yang dekat dengan masalah ini, Bank Sentral Turki telah membahas kemungkinan melakukan swap emas-untuk-mata uang asing di pasar London. Ini dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan likuiditas valuta asing di tengah tekanan depresiasi yang signifikan pada mata uang domestik. Hingga awal Maret 2026, cadangan emas Turki berjumlah $135 miliar, dengan sekitar $30 miliar di antaranya disimpan di Bank of England (BoE), memungkinkan pemerintah Turki untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing dengan cepat tanpa hambatan logistik.
8. Australia dan Uni Eropa menyelesaikan perjanjian perdagangan setelah 8 tahun negosiasi: Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan pada 24 Maret bahwa negaranya telah menyelesaikan negosiasi perjanjian perdagangan bebas senilai hampir $7 miliar dengan Uni Eropa (UE) setelah delapan tahun pembicaraan. Perjanjian ini diharapkan dapat meningkatkan ekspor antara kedua pihak di tengah ketidakpastian perdagangan global.
9. China Menemukan Cadangan Logam Tanah Jarang Ringan Terbesar Kedua di Dunia: Pada tanggal 24 Maret, Kementerian Sumber Daya Alam China mengumumkan penemuan cadangan logam tanah jarang ringan terbesar kedua di dunia di Kabupaten Mianning, Provinsi Sichuan, yang menambah 9,67 juta ton oksida tanah jarang ke cadangan nasional, mewakili peningkatan lebih dari 300%. Selain itu, China menemukan sumber daya baru di area pertambangan Mao Niuping di Kabupaten Mianning, termasuk 27,14 juta ton fluorit dan 37,23 juta ton barit. Kedua sumber daya tersebut diklasifikasikan sebagai cadangan skala super besar.
10. Jepang: Inflasi turun di bawah target untuk pertama kalinya sejak 2022: Menurut data yang dirilis pada 24 Maret oleh Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, Indeks Harga Konsumen (CPI) inti (tidak termasuk harga makanan segar yang fluktuatif) pada Februari 2026 hanya naik 1,6% secara tahunan, kenaikan terendah sejak Maret 2022. Angka ini lebih rendah dari perkiraan 1,7% oleh para ekonom, menandai penurunan signifikan dari kenaikan 2,0% pada Januari 2026. Yang perlu diperhatikan, ini juga pertama kalinya indeks tersebut turun di bawah target 2% Bank Sentral Jepang (BoJ) sejak 2022.
Sumber: https://baotintuc.vn/kinh-te/diem-tin-kinh-te-the-gioi-noi-bat-ngay-2432026-20260324212857920.htm







Komentar (0)