Menjelang musim hujan 2026, risiko banjir bandang, tanah longsor, dan genangan air di daerah pegunungan terus diprediksi berada pada tingkat tinggi. Mengingat pola cuaca yang kompleks, Dinas Irigasi dan Pencegahan Bencana Provinsi Dien Bien berfokus pada penerapan berbagai solusi untuk memastikan keamanan bendungan dan waduk serta meminimalkan kerusakan pada masyarakat di daerah hilir.
Menurut Dinas Irigasi dan Pencegahan Bencana Provinsi Dien Bien, sejak awal musim hujan, unit tersebut telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, perusahaan pengelola PLTA, dan operator proyek irigasi untuk memeriksa kondisi terkini waduk, bendungan, dan area yang berisiko mengalami bahaya keselamatan.

Waduk Pe Luong sedang menjalani peningkatan inspeksi untuk memastikan keamanannya menjelang musim hujan 2026. Foto: An Nhien.
Inspeksi tersebut berfokus pada badan bendungan, saluran pelimpah, sistem drainase, dan peralatan pemantauan, serta meninjau rencana tanggap bencana dan rencana untuk melindungi daerah hilir jika terjadi hujan lebat berkepanjangan atau kegagalan struktur.
Saat ini, banyak waduk di provinsi Dien Bien terletak di daerah perbukitan dan pegunungan, yang seringkali terdampak oleh curah hujan lebat lokal. Hal ini menimbulkan potensi risiko tanah longsor, banjir bandang, dan keamanan bendungan jika tidak dipantau secara ketat.
Bapak Phan Van Vuong, Pejabat Sementara Kepala Sub-Dinas Irigasi dan Pencegahan Bencana Provinsi Dien Bien, mengatakan: Unit ini meminta pemilik proyek untuk memperkuat shift siaga 24/7 selama hujan lebat, secara teratur memperbarui perkembangan cuaca, dan menyiapkan personel dan material yang cukup sesuai dengan prinsip "empat di tempat". Pada saat yang sama, mereka secara proaktif meninjau titik-titik rawan dan menyiapkan rencana tanggap untuk meminimalkan risiko kegagalan bendungan dan mengurangi kerusakan pada masyarakat di daerah hilir.

Pengoperasian pintu air pelimpah di waduk Huoi Pha dipantau secara ketat selama musim hujan. Foto: An Nhien.
Bersamaan dengan inspeksi lapangan, Sub-Departemen ini juga mempromosikan penerapan teknologi dalam pemantauan bencana melalui sistem pengukur curah hujan otomatis, memantau ketinggian air, dan memperbarui data untuk peringatan dini. Beberapa pembangkit listrik tenaga air di provinsi Dien Bien telah menerapkan transmisi data operasional secara daring ke badan pengelola untuk mendukung pemantauan dan operasi dalam situasi darurat.
Selain itu, pemerintah daerah diwajibkan untuk meninjau kawasan permukiman yang terletak di wilayah berisiko banjir bandang dan tanah longsor, serta secara proaktif mengembangkan rencana evakuasi warga jika diperlukan. Penekanan juga diberikan pada peningkatan kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan mitigasi bencana untuk membantu masyarakat merespons peristiwa cuaca ekstrem secara proaktif.
Menurut penilaian para ahli, cuaca pada tahun 2026 akan tetap tidak dapat diprediksi, dengan potensi curah hujan lebat yang terjadi dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat. Oleh karena itu, penguatan inspeksi, memastikan keamanan bendungan, dan secara proaktif mengembangkan rencana tanggap darurat dianggap sebagai solusi penting untuk melindungi nyawa dan harta benda masyarakat serta infrastruktur di provinsi tersebut.
Sumber: https://nongnghiepmoitruong.vn/dien-bien-dam-bao-an-toan-ho-dap-mua-mua-lu-d814178.html








Komentar (0)