Menurut Bapak Tran Duc Nhat, Ketua Komite Rakyat Kelurahan Tan Lap, model ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat setempat. Beliau menyadari bahwa kurangnya informasi, kurangnya keterampilan teknologi, dan kebingungan saat menjalankan prosedur daring merupakan hambatan utama bagi masyarakat. "Kami membangun ruang serbaguna ini untuk melayani masyarakat dengan lebih baik, sekaligus mendorong proses transformasi digital di wilayah tersebut. Ini bukan sekadar utilitas, tetapi langkah pertama dari sebuah stasiun layanan publik cerdas yang terkait dengan transformasi digital, yang berkontribusi dalam menyebarkan kebiasaan menggunakan teknologi kepada masyarakat," ujar Bapak Nhat.
Model Rak Buku Komunitas dan Stasiun Informasi Pintar merupakan kompleks layanan utilitas terpadu multifungsi, yang mencakup: rak buku - stasiun informasi - kios utilitas digital, yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat tepat di Pusat Layanan Administrasi Publik Wilayah.
Rak buku ini memiliki sekitar 100 buku yang berbeda, melayani kebutuhan orang untuk belajar tentang hukum, keterampilan hidup, perawatan kesehatan, pariwisata lokal ... dan diperbarui secara berkala untuk memastikan konten yang kaya, cocok untuk berbagai usia.
Khususnya, Stasiun Informasi Cerdas dikerahkan untuk membantu masyarakat dalam mengakses berbagai utilitas teknologi dasar seperti: wifi gratis, pencarian prosedur administratif, peta digital, selebaran panduan layanan publik daring, kode QR yang menghubungkan aplikasi bermanfaat... Ini adalah langkah pertama dalam proses membangun titik layanan transformasi digital masyarakat tepat di kantor pusat administratif.
Warga Kecamatan Tan Lap datang ke Rak Buku Komunitas dan Stasiun Informasi Pintar untuk belajar dan mencari informasi. |
Utilitas kecil namun sangat praktis dari model Rak Buku Komunitas dan Stasiun Informasi Cerdas adalah stasiun pengisian daya ponsel gratis yang membantu orang mengisi daya baterai mereka sambil menunggu untuk menyelesaikan prosedur administratif, memastikan bahwa komunikasi dan penggunaan aplikasi yang diperlukan tidak terganggu.
Bapak Pham Thanh Nghia, pakar dari Kantor Dewan Rakyat - Komite Rakyat distrik tersebut, mengatakan bahwa model ini akan menciptakan ruang terbuka yang ramah, sekaligus mendukung masyarakat untuk mengakses utilitas teknologi dasar dengan mudah. Meskipun kecerdasan buatan belum terintegrasi saat ini, model ini telah diorientasikan untuk ditingkatkan di masa mendatang dengan menerapkan teknologi tinggi, yang secara bertahap akan berkembang menjadi stasiun layanan publik pintar mini, yang mendukung interaksi digital antara masyarakat dan pemerintah dengan cara yang nyaman, transparan, dan efektif.
Model ini telah menerima tanggapan positif dari masyarakat dan dianggap sebagai terobosan, menunjukkan tekad pemerintah daerah dalam membangun pemerintahan yang modern dan berorientasi pada pelayanan. Ibu Nguyen Thi To Hang, warga Kelurahan Tan Lap, mengatakan: “Saat ini, ketika saya pergi ke kelurahan untuk mengurus administrasi, saya merasa nyaman dan terbantu karena tersedia buku untuk dibaca, Wi-Fi untuk digunakan, stasiun pengisian daya ponsel, dan air minum gratis. Sambil menunggu proses administrasi, saya dapat memperoleh banyak informasi bermanfaat. Ini merupakan inisiatif yang sangat praktis.”
Terlihat bahwa model Rak Buku Komunitas dan Stasiun Informasi Pintar yang diterapkan di Kelurahan Tan Lap tidak hanya menjadi ruang yang nyaman, tetapi juga jembatan yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini menunjukkan kreativitas dan dedikasi staf lokal dalam membangun administrasi yang berorientasi pada pelayanan, dengan mengutamakan kepuasan masyarakat, dan bertujuan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Do Lan
Sumber: https://baodaklak.vn/xa-hoi/202508/doc-dao-voi-mo-hinh-da-tien-ich-tai-phuong-tan-lap-99017f1/
Komentar (0)