Dari tanggal 1-3 Juni, di Kota Ho Chi Minh , Konsulat Jenderal Australia, bekerja sama dengan Departemen Kerja Sama Internasional dari Australian Broadcasting Corporation (ABC), menyelenggarakan lokakarya dengan tema "Dialog tentang Transformasi Digital dalam Jurnalisme." Hampir 30 reporter dan editor dari media yang berbasis di Kota Ho Chi Minh dan wilayah Delta Mekong hadir.
![]() |
| Para mahasiswa dan pembicara berinteraksi membahas tantangan yang dihadapi media saat ini. |
Lokakarya dialog tentang transformasi digital dalam jurnalisme ini merupakan bagian dari program "Media Digital di Asia Tenggara", yang dilaksanakan oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia dan ABC, dengan tujuan untuk meningkatkan pertukaran pengalaman, berbagi pengetahuan, dan mendukung jurnalis dalam beradaptasi dengan lingkungan media digital.
Dalam kerangka program ini, peserta akan mempelajari tentang berita palsu, misinformasi, kepercayaan pada media, jurnalisme konstruktif, kerangka kerja etika AI, aplikasi AI dalam jurnalisme, dan jurnalisme mobile (MoJo). Selain itu, peserta akan mengunjungi dua perusahaan Australia yang berinvestasi di Vietnam untuk mendapatkan pengalaman praktis bagi pekerjaan jurnalistik mereka.
Dalam konferensi tersebut, Ibu Kate Wallace, Konsul Jenderal Australia di Kota Ho Chi Minh, menyatakan bahwa industri media global sedang mengalami perubahan mendalam yang didorong oleh platform digital, kecerdasan buatan (AI), dan pergeseran kebiasaan konsumsi informasi publik. Hal ini menimbulkan banyak tantangan bagi organisasi berita, mulai dari mengatasi misinformasi hingga kebutuhan akan metode inovatif dalam produksi dan distribusi konten.
Teks dan foto: PHAN HAN
Sumber: https://baovinhlong.com.vn/chinh-polit/202606/dialogue-about-digital-transformation-in-journalism-6cd4a5f/








Komentar (0)