Saat pantai dan pulau-pulau kembali ke keramaian musim panas.
Pada beberapa bulan pertama tahun 2026, sektor pariwisata Vietnam menyaksikan pertumbuhan yang mengesankan. Menurut data yang tercatat, pada kuartal pertama tahun 2026 saja, jumlah pengunjung internasional ke Vietnam mencapai lebih dari 6,7 juta, menunjukkan peningkatan daya tarik Vietnam sebagai destinasi di peta pariwisata dunia .
Tidak hanya wisatawan internasional, tetapi pasar domestik juga semakin ramai seiring mendekatnya musim liburan musim panas. Mulai akhir April, permintaan masyarakat untuk berwisata meningkat, terutama untuk liburan pantai. Ini adalah peluang emas bagi daerah setempat untuk memanfaatkan peluang, berinovasi dalam produk, dan menarik wisatawan.
Dalam gambaran keseluruhan ini, pariwisata pesisir dan pulau terus memainkan peran utama. Nama-nama yang sudah dikenal seperti Nha Trang, Phu Quoc, Da Nang , Ha Long, dan Sam Son tetap menjadi pilihan utama bagi wisatawan berkat pemandangan yang indah, infrastruktur yang berkembang, dan layanan yang semakin meningkat. Namun, perlu dicatat bahwa, selain "merek" yang sudah mapan, banyak daerah berupaya untuk memperkenalkan destinasi baru.
Thanh Hoa adalah contoh utamanya. Tidak puas hanya dengan Sam Son yang terkenal, provinsi ini secara aktif mengembangkan kawasan pesisir Nghi Son - Tinh Gia. Pantai-pantai seperti Hai Hoa dan Bai Dong dianggap sebagai "permata tersembunyi" dengan keindahan alaminya, air biru jernih, dan suasana yang tenang. Menyadari potensi besar ini, provinsi ini secara bertahap berinvestasi dan mengembangkan produk pariwisata, mulai dari resor dan aktivitas pantai hingga program rekreasi dan pengalaman.
Mengembangkan destinasi baru tidak hanya membantu mengurangi kemacetan di area wisata yang ramai, tetapi juga membuka peluang bagi pengunjung untuk menjelajahi ruang-ruang baru dan unik yang lebih dekat dengan alam. Lebih penting lagi, ini adalah cara untuk "memoles" sumber daya yang belum dimanfaatkan, mengubah lokasi-lokasi baru menjadi penggerak pembangunan ekonomi lokal.
Bersamaan dengan itu, banyak provinsi dan kota lain juga mempercepat pembaruan produk dan meningkatkan kualitas layanan sebagai persiapan untuk musim wisata musim panas yang semarak. Pendekatan proaktif ini menunjukkan bahwa pariwisata pesisir dan pulau Vietnam tidak lagi mengikuti jalur konvensional, tetapi secara bertahap bertransformasi untuk beradaptasi dengan tuntutan wisatawan yang semakin tinggi.
Diversifikasi pengalaman, temukan "harta karun hijau".
Dahulu, pariwisata pantai terutama berfokus pada relaksasi dan berenang, tetapi trennya kini telah berubah secara signifikan. Wisatawan masa kini tidak hanya ingin "berwisata untuk relaksasi" tetapi juga "berwisata untuk pengalaman." Hal ini memberikan peluang bagi daerah setempat untuk berinovasi dan mendiversifikasi produk pariwisata pantai dan pulau mereka.
Sebagai contoh, provinsi Quang Ninh adalah salah satu daerah pelopor dalam berinovasi model pariwisatanya. Tidak hanya terkenal dengan Teluk Ha Long, provinsi ini juga mempromosikan pengembangan produk pariwisata yang menggabungkan pengalaman pesisir dan pulau dengan pengalaman pertanian, ekologi hutan, dan budaya lokal. Model-model ini tidak hanya menawarkan pengalaman baru tetapi juga berkontribusi pada pembangunan pariwisata berkelanjutan. Provinsi ini telah mengembangkan banyak produk inovatif, termasuk konsep "2 negara - 1 destinasi" melalui penyeberangan perbatasan Hoanh Mo (Vietnam) - Dong Trung (China). Di sini, wisatawan dapat berpartisipasi dalam trekking, berburu awan, dan menjelajahi kehidupan masyarakat setempat.
Tren menggabungkan pariwisata pantai dan pulau dengan ekowisata, pariwisata budaya, dan pariwisata komunitas tidak hanya membantu memperpanjang durasi kunjungan wisatawan tetapi juga menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi. Ini juga merupakan arah yang tepat dalam konteks pariwisata berkelanjutan yang menjadi tren global.
Berbicara kepada media, Bapak Vu Huu Vinh, Wakil Ketua Zona Ekonomi Khusus Cat Hai, Kota Hai Phong, mengatakan bahwa Pulau Cat Ba memiliki ekosistem yang unik dan beragam, serta menyandang berbagai penghargaan nasional dan internasional: Kawasan dan Monumen Pemandangan Khusus Nasional; Cagar Biosfer Dunia; Taman Nasional; Kawasan Perlindungan Laut; Situs Warisan Alam Dunia Teluk Ha Long - Kepulauan Cat Ba; dan Teluk Lan Ha, anggota Klub Teluk Terindah di Dunia. Belakangan ini, Zona Ekonomi Khusus Cat Hai juga fokus membangun merek "Cat Ba Hijau".
Selain itu, transformasi digital juga menjadi alat yang ampuh untuk mempromosikan pariwisata pantai dan pulau di Vietnam. Dari platform media sosial dan video pengalaman hingga aplikasi pemesanan online, gambar-gambar pantai Vietnam semakin banyak disebarluaskan, menjangkau lebih banyak wisatawan.
Jelas bahwa membangkitkan "kekayaan" pulau dan laut Vietnam bukan hanya tentang mengeksploitasi sumber daya, tetapi juga tentang meningkatkan nilainya melalui kreativitas, konservasi, dan konektivitas. Ketika daerah-daerah mengetahui cara memanfaatkan keunggulan unik mereka dan mengikuti tren pariwisata baru, pulau dan laut Vietnam benar-benar dapat menjadi destinasi terkemuka di kawasan ini.
Sumber: https://baophapluat.vn/du-lich-viet-danh-thuc-kho-bau-bien-dao.html






Komentar (0)