Celah Van Toan
Sebelum mengalami cedera pada babak kedua pertandingan Vietnam melawan Myanmar di babak final Grup B Piala AFF, Van Toan bermain sangat baik.
Dalam pertandingan di Stadion Viet Tri pada malam 21 Desember, penyerang berusia 28 tahun itu aktif berperan sebagai gelandang serang. Ia mengobrak-abrik sisi kanan lawan, bergerak fleksibel, dan memanfaatkan kecepatannya untuk berulang kali melewati para pemain bertahan Myanmar. Seandainya Van Vi menyelesaikan bola dengan lebih baik di pertengahan babak pertama, Van Toan akan mencatatkan assist pertamanya di turnamen ini, setelah situasi di mana ia hampir melakukan segalanya untuk rekan setimnya dengan menggiring bola dan kemudian memberikan umpan silang untuk menciptakan gol.
Atau pada babak kedua, Van Toan melepaskan tembakan tajam setelah menerima umpan tumit Nguyen Xuan Son, sehingga terciptalah gol berikutnya bagi Vi Hao.
Van Toan absen di semifinal Piala AFF 2024 karena cedera
Oleh karena itu, cedera Van Toan menyebabkan pelatih Kim Sang-sik kehilangan opsi penyerang yang menggabungkan tiga faktor: kelas, pengalaman, dan pemahaman dengan Xuan Son, pemain paling menjanjikan di lini serang saat ini. Namun, penggunaan pemain oleh pelatih Kim Sang-sik sejak awal turnamen telah mengirimkan pesan: tidak ada pemain yang tak tergantikan. Dengan opsi eksperimental di babak penyisihan grup, pelatih Korea tersebut masih memiliki banyak solusi untuk menggantikan anak didiknya.
Sorotan Vietnam 5-0 Myanmar: Penampilan gemilang Xuan Son | Piala ASEAN Mitsubishi Electric 2024
Pertama, definisikan posisi Van Toan dalam formasi 3-4-2-1 Tuan Kim sebagai gelandang serang sisi kanan. Faktanya, pada leg pertama Piala AFF 2024, Van Toan tidak memiliki posisi starter. Posisi ini diberikan kepada Quang Hai, sementara Hai Long bermain sebagai gelandang serang sisi kiri. Dalam pertandingan melawan Myanmar, Quang Hai ditarik kembali ke lini tengah untuk "berbagi kartu" dengan Hoang Duc, dan ruang gelandang serang sisi kanan diberikan kepada Van Toan. Langkah ini bertujuan untuk membantu tim Vietnam meningkatkan daya serang mereka, karena baik Quang Hai maupun Van Toan memiliki kemampuan untuk menciptakan terobosan yang baik.
Tanpa Van Toan, Quang Hai kemungkinan besar akan kembali ke peran gelandang serang untuk menggantikan rekan setimnya. Kekosongan yang ditinggalkan Quang Hai di lini tengah akan diisi oleh Ngoc Tan. Gelandang kelahiran 1994 ini menjadi starter di tiga pertandingan pertama babak penyisihan grup, sebelum absen dalam pertandingan melawan Myanmar karena cedera. Ngoc Tan tidak sehebat Quang Hai atau Van Toan dalam menyerang, tetapi ia mampu menyeimbangkan lini tengah berkat kemampuannya menyapu dan bekerja tanpa lelah.
Quang Hai kembali ke posisi yang diambil Van Toan
Di leg pertama melawan Singapura, yang membutuhkan perhitungan matang, tim Vietnam akan membutuhkan permainan yang solid. Oleh karena itu, lini tengah dengan Ngoc Tan dan Hoang Duc masih menjadi pilihan optimal. Untuk lini serang, Quang Hai dan Vi Hao (atau Hai Long) adalah gelandang serang yang handal.
Ubah diagram
Solusi lain bagi pelatih Kim Sang-sik adalah mengubah formasi dari 3-4-2-1 (2 gelandang serang, 1 striker) menjadi 3-5-2 (2 striker).
Keuntungan dari opsi ini adalah Tuan Kim dapat mengatur hingga 3 gelandang tengah untuk memperkuat lini tengah, sehingga menciptakan pertandingan yang aman melawan Singapura. Di saat yang sama, tim Vietnam memiliki 2 penyerang andal, Xuan Son dan Tien Linh, untuk membangun formasi dua penyerang.
Meski baru bermain bersama di babak kedua, Xuan Son dan Tien Linh berkoordinasi dengan sangat baik. Tien Linh membuka bola untuk Xuan Son yang mencetak gol solo dan memperbesar skor menjadi 4-0. Kemudian, giliran Xuan Son yang membalas dengan memberikan umpan kepada rekan setimnya untuk mencetak gol, memastikan kemenangan 5-0.
Baik Xuan Son maupun Tien Linh adalah penyerang yang berlari dengan baik dan menembus area penalti untuk mencetak gol. Dalam pertandingan melawan Singapura, Xuan Son mungkin akan dijaga ketat. Namun, pada saat itu, ruang bagi pemain lain akan terbuka. Dengan pola pikir mencari ruang yang baik dan pengalaman bermain dengan pemain asing di klub, Tien Linh akan memiliki kesempatan untuk "mencetak poin".
Saksikan ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024 secara langsung dan lengkap diFPT Play, di: http://fptplay.vn
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/ai-thay-van-toan-o-doi-tuyen-viet-nam-dung-quen-guong-mat-nay-185241223100709556.htm
Komentar (0)