Dalam beberapa tahun terakhir, pasar mobil listrik Eropa, yang dulunya merupakan "tanah yang dijanjikan" bagi Tesla, telah menyaksikan persaingan yang ketat. Penurunan penjualan mobil, terutama di Inggris dan Jerman, merupakan tanda yang mengkhawatirkan bagi kerajaan Elon Musk. Pada bulan Juli, data dari Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT) menunjukkan bahwa penjualan mobil Tesla di sana telah turun hampir 60% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di Jerman, angkanya juga turun lebih dari 55%.
Ketika pasar inti sedang bergejolak, seorang pemimpin sekaliber Elon Musk harus menemukan cara untuk memperluas dan mendiversifikasi sumber pendapatan. Dan jawaban yang mengejutkan terletak pada pasar energi. Bidang yang tampaknya tidak terkait ini justru menjadi ladang baru yang potensial bagi Tesla.
Dari “bos” kendaraan listrik menjadi “pemain” baru di pasar listrik
Informasi ini dipublikasikan di situs web Ofgem, regulator energi Inggris, dan telah menimbulkan kehebohan di pasar ini. Tesla Energy Ventures, anak perusahaan Tesla, telah resmi mengajukan permohonan lisensi untuk menjadi pemasok listrik bagi rumah tangga dan bisnis di Inggris.
Jika disetujui, langkah ini akan membuka babak baru bagi ambisi Tesla di negara ini, melampaui sekadar menjual mobil atau baterai. Para analis mengatakan bahwa dengan pengajuan aplikasi dan tim yang telah direkrut, masuknya Tesla ke pasar energi Inggris hanya masalah waktu, kemungkinan dalam beberapa bulan mendatang.
Ini bukan pertama kalinya Tesla memasuki ranah ini. Di AS, perusahaan ini telah mengoperasikan layanan listrik bernama Tesla Electric di Texas sejak tahun 2022. Model ini memungkinkan pelanggan untuk mengoptimalkan konsumsi energi mereka, mengisi daya kendaraan listrik mereka dengan harga terjangkau di luar jam sibuk, dan bahkan menghasilkan uang dengan menjual kelebihan listrik dari baterai rumah mereka kembali ke jaringan listrik.
Replikasi model ini oleh Tesla di Inggris menunjukkan strategi yang jelas: tidak hanya menjual produk, tetapi membangun ekosistem energi yang lengkap, terintegrasi erat dari kendaraan listrik, baterai penyimpanan, tenaga surya hingga layanan pasokan listrik.

Tesla Electric milik Elon Musk berjanji membantu rumah tangga menghemat tagihan listrik (Foto: Shutterstock).
Mengapa Tesla yakin bisa "mengejutkan" pasar?
Pasar energi Inggris sangat kompetitif, didominasi oleh nama-nama besar seperti Octopus dan British Gas. Lalu, apa yang membuat Tesla yakin bisa masuk dan membuat perubahan?
Tesla bukanlah pendatang baru di industri ini. Mereka sudah memiliki ekosistem energi yang besar di Inggris:
Baterai Powerwall: Puluhan ribu baterai penyimpanan Powerwall telah dipasang di rumah-rumah di Inggris, yang dapat diisi dayanya menggunakan tenaga surya atau di luar jam sibuk.
Mobil listrik dan pengisi dayanya: Ratusan ribu Tesla ada di jalan, bersama dengan sistem pengisian daya di rumah.
Perangkat Lunak Penawar Otomatis: Teknologi ini telah digunakan oleh Tesla untuk mengelola sistem baterai berskala besar, membeli listrik murah di luar jam sibuk dan menjualnya kembali saat harganya tinggi.
Model Pembangkit Listrik Virtual (VPP) adalah senjata rahasia Tesla. Alih-alih membangun pembangkit listrik tradisional yang mahal, Tesla dapat menghubungkan ribuan Powerwall dan baterai kendaraan listrik melalui perangkat lunak. Jaringan ini berfungsi sebagai pembangkit listrik terdistribusi, yang mampu menyimpan listrik saat melimpah (dari tenaga surya atau angin) dan melepaskannya kembali ke jaringan listrik saat permintaan tinggi.
Model VPP ini tidak hanya membantu Tesla memaksimalkan keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pelanggan. Pengguna dapat mengurangi tagihan listrik mereka secara signifikan, sekaligus mendapatkan uang ketika Tesla menggunakan listrik dari baterai mereka.
Selain itu, Tesla memiliki basis pelanggan yang besar dan sangat loyal. Mengintegrasikan layanan listriknya ke dalam ekosistem yang sudah ada akan menjadi keunggulan kompetitif yang sangat besar. Pelanggan Tesla dapat mengisi daya mobil mereka, menyalakan listrik di rumah mereka, dan mengelola semuanya melalui satu aplikasi, sebuah pengalaman yang sulit disediakan oleh penyedia layanan listrik tradisional.
Permainan Tesla bukan hanya tentang menjual listrik.
Langkah Tesla menunjukkan pola pikir bisnis yang benar-benar berbeda. Mereka tidak hanya menjual listrik, tetapi juga menjual solusi energi yang lengkap. Sementara penyedia tradisional berfokus pada distribusi listrik, Tesla justru berfokus pada pengoptimalan cara pelanggan menggunakan, menyimpan, dan bahkan menghasilkan energi.
Strategi "pertumbuhan ganda" ini ambisius. Seiring melambatnya pasar kendaraan listrik, bisnis energi dapat menjadi pendorong pertumbuhan baru, menciptakan siklus yang baik: pelanggan membeli Tesla, lalu Powerwall, dan terakhir layanan listrik Tesla. Setiap produk saling melengkapi, menciptakan ekosistem yang tertutup dan sangat tangguh.
Namun, perjalanan Musk menuju akuisisi bukannya tanpa hambatan. Ironisnya, risiko terbesar justru datang dari dirinya sendiri. Citranya sebagai seorang jenius teknologi dibayangi oleh seorang figur publik dengan pernyataan-pernyataan yang sulit ditebak dan koneksi politik yang rumit. Dukungan publiknya terhadap tokoh-tokoh kontroversial telah membuat sebagian besar konsumen menjauh, dan kebencian itu bisa meluas, tidak hanya pada mobilnya, tetapi juga tagihan listriknya.
Selain itu, aparat regulasi Inggris, yang terguncang oleh krisis energi 2021 yang mengakibatkan sejumlah pemasok bangkrut, menjadi lebih berhati-hati dari sebelumnya. Proses perizinan Tesla bisa panjang dan penuh persyaratan. Kelemahan praktis lainnya adalah Tesla saat ini hanya mengajukan permohonan untuk listrik, sementara sebagian besar rumah tangga di Inggris juga menggunakan gas, sehingga mereka harus mempertahankan dua kontrak terpisah – sebuah ketidaknyamanan yang signifikan.

Tesla tidak hanya menjual listrik, tetapi juga menjual solusi energi lengkap (Foto: Shutterstock).
Kepindahan Tesla ke Inggris lebih dari sekadar langkah bisnis. Ini adalah langkah strategis yang mencerminkan visi jangka panjang Elon Musk untuk masa depan berkelanjutan di mana energi dikelola secara cerdas dan efisien.
Ketika raksasa teknologi tiba-tiba menyerbu industri tradisional, perubahan besar tak terelakkan. Pasar energi Inggris tak lagi menjadi ladang permainan bagi raksasa-raksasa tradisional. Pertanyaannya sekarang bukanlah apakah Tesla akan berhasil, melainkan bagaimana para pesaing lamanya akan bereaksi terhadap kejutan ini? Dan apakah ini awal dari gelombang serupa di seluruh dunia?
Sumber: https://dantri.com.vn/kinh-doanh/elon-musk-danh-up-thi-truong-nang-luong-anh-tesla-tu-ban-xe-sang-ban-dien-20250813002759255.htm
Komentar (0)