Menurut Reuters , perusahaan xAI milik miliarder Elon Musk dan jaringan sosial X telah mengajukan gugatan terhadap Apple dan OpenAI, dengan tuduhan bahwa kedua perusahaan tersebut "berkolusi" untuk mempertahankan monopoli di pasar telepon pintar dan AI generatif.

Perusahaan Musk yakin bahwa Apple dan OpenAI memiliki persaingan terbatas dari para pesaing di bidang AI yang sama (Foto: CNBC).
Gugatan tersebut menuduh bahwa Apple telah menurunkan peringkat aplikasi dan pesaing di bidang AI generatif, seperti Grok milik xAI, dalam peringkat App Store-nya, sementara Apple memprioritaskan integrasi chatbot ChatGPT milik OpenAI ke dalam produk-produknya sendiri.
"Dalam upaya putus asa untuk melindungi monopoli di pasar ponsel pintar, Apple telah bermitra dengan OpenAI, sebuah perusahaan yang memonopoli pasar chatbot AI generatif," demikian bunyi gugatan tersebut.
Saat ini, perwakilan Apple belum memberikan komentar apa pun tentang gugatan di atas.
CEO Tesla telah mengumumkan bahwa xAI akan diluncurkan pada tahun 2023 untuk bersaing dengan OpenAI dan pesaing chatbot AI terkemuka lainnya. Awal bulan ini, Musk juga mengancam akan menuntut Apple atas "pelanggaran antimonopoli".
"Apple berperilaku sedemikian rupa sehingga mustahil bagi perusahaan AI lain selain OpenAI untuk mencapai posisi #1 di App Store," tulis Musk dalam sebuah postingan di jejaring sosial X.
Menanggapi pernyataan di atas, Sam Altman, CEO OpenAI, mengatakan bahwa Elon Musk memanipulasi jejaring sosial X untuk menguntungkan dirinya sendiri dan perusahaannya. CEO OpenAI tersebut juga mengatakan bahwa tindakan Musk akan merugikan para pesaingnya.

Gugatan tersebut merupakan perkembangan terbaru dalam konflik yang semakin menegangkan antara Musk dan Altman (Foto: Reuters).
Pada tahun 2024, Apple bermitra dengan OpenAI untuk mengintegrasikan ChatGPT ke dalam produk perusahaan seperti iPhone, iPad, Macbook, dan komputer desktop.
Menurut CNBC , gugatan tersebut merupakan perkembangan terbaru dalam konflik yang semakin menegangkan antara Musk dan Altman. Musk mendirikan OpenAI bersama Altman pada tahun 2015, sebelum meninggalkan perusahaan rintisan tersebut pada tahun 2018 karena perbedaan pendapat mengenai arah OpenAI.
Tahun lalu, Musk menggugat OpenAI dan Altman, dengan tuduhan pelanggaran kontrak karena mengutamakan kepentingan komersial di atas misi awal pengembangan AI “demi kebaikan bersama umat manusia.”
Sumber: https://dantri.com.vn/cong-nghe/cong-ty-ai-cua-elon-musk-kien-apple-va-openai-20250826120244847.htm
Komentar (0)