Untuk pertama kalinya, EPC menyelenggarakan KTT di wilayah Kaukasus dan mengundang Kanada, sebuah negara non-Eropa, untuk berpartisipasi. KTT tersebut berlangsung di tengah konflik Ukraina yang sedang berlangsung, sementara Armenia dan Azerbaijan telah berdamai dan keduanya telah menjauhkan diri dari Rusia, condong kuat ke Barat.

Presiden Dewan Eropa Ursula von der Leyen menghadiri KTT EPC pada tanggal 4 Mei di Armenia.
Foto: Reuters
Presiden AS Donald Trump telah menimbulkan tantangan politik , keamanan, ekonomi, dan perdagangan yang signifikan bagi negara-negara Eropa, praktis meninggalkan Uni Eropa dan NATO untuk menangani masalah-masalah seperti mendukung Ukraina dan menghadapi Rusia sendirian. Trump juga memberlakukan tarif proteksionis terhadap Uni Eropa dan menarik sebagian pasukan AS dari Jerman, Italia, dan Spanyol. Lebih lanjut, konflik Iran dan perang dagang AS-Tiongkok telah berdampak parah pada rantai pasokan global untuk energi, unsur tanah jarang, dan logam mulia.
Dalam situasi ini, Eropa terpaksa menjadi lebih mandiri daripada sebelumnya untuk mengatasi kesulitan-kesulitannya. Pada KTT EPC ini, agenda didominasi oleh kebutuhan akan penyelamatan diri ini. Acara tersebut tidak menghasilkan hasil konkret apa pun, tetapi pesan-pesan politik yang disampaikannya sangat signifikan bagi benua tersebut.
Pertama dan terpenting, pesannya adalah bahwa Eropa bertekad untuk mengatasi kesulitan, menjaga persatuan internal, menyatukan pandangannya, dan mengoordinasikan tindakannya untuk mengatasi tantangan, terutama dalam hal-hal yang melibatkan Rusia, AS, Tiongkok, dan dukungan untuk Ukraina.
Selanjutnya muncul pesan bahwa kawasan Kaukasus menjadi fokus prioritas kebijakan baru, untuk melawan pengaruh Rusia dan menangkal pengaruh AS dan Tiongkok. Kemudian muncul pesan tentang penguatan kemandirian dalam memastikan keamanan, pasokan energi, dan bahan baku. Pesan-pesan ini memberikan makna pada apa yang tampak seperti peristiwa besar, bukan sekadar formalitas.
Sumber: https://thanhnien.vn/eu-tim-cach-thoat-kho-185260505202527441.htm






Komentar (0)