Daya tarik video musik "Come My Way" meluas hingga ke luar pasar domestik. Proyek baru Sơn Tùng M-TP ini juga menarik perhatian banyak surat kabar internasional.
Majalah Forbes mencatat bahwa Son Tung M-TP mengembangkan kariernya melalui kolaborasi dengan seniman Barat, sekaligus mendekatkan budaya Vietnam kepada publik internasional.

Son Tung M-TP dan rapper Tyga.
Menurut Forbes, Son Tung M-TP adalah salah satu artis paling sukses dalam musik kontemporer Vietnam. Dijuluki "Pangeran V-pop" atau "Raja V-pop" generasi saat ini, penyanyi, penulis lagu, dan aktor berusia 31 tahun ini telah mendominasi pasar musik Vietnam dan Asia sejak debutnya pada tahun 2011.
"Musik Son Tung M-TP memiliki gaya yang unik, menggabungkan unsur-unsur musik rakyat Vietnam dengan R&B, soul, hip-hop, pop, hyper-pop, EDM, dan tropical house, menciptakan suara modern sambil tetap menghormati identitas budaya tanah airnya," tulis Forbes.
Forbes menganggap kolaborasi antara Son Tung M-TP dan Tyga sebagai perpaduan menarik antara musik populer Vietnam dan hip-hop Amerika. Di luar aspek musik, proyek ini juga memiliki makna budaya, karena Tyga adalah seorang artis dengan warisan Vietnam.
Berbicara kepada Forbes, Tyga mengatakan bahwa berpartisipasi dalam Come My Way membantunya terhubung lebih dalam dengan akar budayanya. “Sebagai seseorang dengan darah Vietnam, saya selalu bangga akan hal itu. Merayakan identitas itu melalui proyek musik yang diakui secara internasional seperti Come My Way benar-benar merupakan pengalaman yang bermakna. Apa yang kami ciptakan adalah pertemuan banyak budaya dengan cara yang paling otentik,” kata rapper tersebut.
Video musik Sơn Tùng M-TP "Come my way".
Artikel ini juga menc devotes ruang yang cukup besar untuk menganalisis detail budaya Vietnam yang muncul dalam video musik tersebut. Menurut Forbes, gambar burung Lac perunggu yang muncul di tengah Los Angeles adalah salah satu simbol paling menonjol dari karya tersebut. Selain itu, terdapat adegan yang terinspirasi oleh seni Xuan Pha, kawasan wisata Trang An (Ninh Binh), festival pacuan banteng Bay Nui ( An Giang ), gambar kerbau air, dan pakaian ao dai Vietnam.
Forbes mencatat bahwa video musik tersebut menciptakan kontras tetapi juga persimpangan antara dua dunia . Di satu sisi adalah ruang budaya Vietnam dengan simbol-simbol tradisionalnya, dan di sisi lain adalah citra yang sangat dipengaruhi oleh hip-hop Amerika, yang diasosiasikan dengan Tyga dan kota Los Angeles.
Yang perlu diperhatikan, Forbes menempatkan Son Tung M-TP dalam tren umum banyak artis Asia yang menggabungkan identitas budaya nasional ke dalam musik mereka untuk menjangkau audiens global. Majalah tersebut mengutip contoh seperti BTS dengan unsur budaya Korea mereka atau Lisa dengan simbol tradisional Thailand dalam video musiknya "Lalisa."
"Kini, Son Tung M-TP membawa budaya Vietnam ke media Barat," komentar Forbes.

Surat kabar itu juga menegaskan kembali bahwa Tyga bukanlah artis Amerika pertama yang berkolaborasi dengan Son Tung M-TP. Sebelumnya, penyanyi itu telah berkolaborasi dengan rapper legendaris Snoop Dogg dalam lagu "Give It To Me," yang dirilis pada tahun 2019.
Menurut Forbes, kolaborasi berkelanjutan Sơn Tùng M-TP dengan artis internasional menunjukkan ambisinya untuk membawa musik Vietnam melampaui batas negara. Penyanyi tersebut menyatakan bahwa ia ingin lebih memperluas pengaruh musik Vietnam dan mengirimkan pesan kepada khalayak global tentang mengejar mimpi.
"Saya berharap dapat menginspirasi orang untuk tidak pernah menyerah pada mimpi mereka, tidak peduli betapa mustahil atau berbedanya mimpi itu," ujar Sơn Tùng M-TP.
Sumber: https://vtcnews.vn/forbes-goi-son-tung-m-tp-la-ong-hoang-vpop-dat-canh-lisa-bts-ar1021235.html







Komentar (0)