Beberapa laporan menyebutkan bahwa Samsung akan mengganti lini Galaxy S26 Plus dengan Galaxy S26 Edge (penerus Galaxy S25 Edge).

Model Galaxy S26 Ultra (Foto: Ice Universe).
Namun, perusahaan tersebut dilaporkan berubah pikiran di menit-menit terakhir karena lini ponsel ultra-tipis tersebut tidak banyak diminati pasar. Ini juga bisa menjadi alasan mengapa generasi Galaxy S26 diluncurkan lebih lambat dari yang direncanakan.
Dengan demikian, lini produk Galaxy S26 akan memiliki tiga versi: Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra. Semua perangkat akan dilengkapi dengan prosesor Exynos 2600.
Menurut Geekbench , prosesor ini mencetak 3.455 poin dalam performa single-core dan 11.621 poin dalam performa multi-core. Angka-angka ini lebih unggul daripada chip Qualcomm dan Apple.
Galaxy S26 Ultra diperkirakan akan menggunakan teknologi layar Color Filter on Encapsulation (CoE).
Samsung telah menerapkan teknologi layar CoE pada beberapa model ponsel lipatnya, dimulai dengan Galaxy Z Fold3. Galaxy S26 Ultra akan menjadi ponsel bergaya batang pertama perusahaan yang menggunakan teknologi ini.
Di situs web resminya, Samsung telah memposting informasi tentang pengisi daya cepat 60W. Perlu dicatat, saat ini belum ada ponsel Samsung yang mendukung pengisian daya cepat 60W.

Samsung Galaxy S26 akan diluncurkan sebulan lebih lambat dari generasi Galaxy S25 (Foto: The Anh).
Menurut PhoneArena , ini tampaknya merupakan konfirmasi tersirat bahwa seri Galaxy S26 Ultra yang akan datang akan menampilkan pengisian daya cepat yang ditingkatkan menjadi 60W.
Kemungkinan besar, kapasitas baterai pada Galaxy S26 Ultra akan tetap 5.000mAh. Peningkatan daya pengisian dari 45W menjadi 60W diharapkan memungkinkan pengguna untuk mengisi daya perangkat lebih cepat.
Sumber: https://dantri.com.vn/cong-nghe/galaxy-s26-se-len-ke-khi-nao-20211108155819819.htm






Komentar (0)