Oleh karena itu, arahan terbaru dari Komite Partai Kota Ho Chi Minh, yang meminta agar kelurahan, kecamatan, dan zona khusus di kota tersebut menahan diri dari menyelenggarakan pertunjukan budaya dan menerima karangan bunga ucapan selamat untuk kongres, telah mendapat banyak dukungan. Demikian pula, Komite Partai Provinsi Nghe An juga mengeluarkan arahan yang melarang penyambutan pertunjukan budaya dan menghentikan pembelian hadiah untuk delegasi yang menghadiri kongres. Tindakan-tindakan ini tidak mengurangi antusiasme terhadap kongres; sebaliknya, tindakan tersebut menunjukkan solidaritas praktis dengan masyarakat di daerah yang terkena banjir yang menderita kerugian besar akibat tanah longsor dan banjir bandang.
Jika dilihat secara individual, penghematan pada rangkaian bunga, beberapa suvenir, atau beberapa spanduk mungkin tampak tidak signifikan. Tetapi jika dikalikan di ribuan daerah dan unit di seluruh negeri, jumlah penghematannya sangat besar. Jika sumber daya ini dialihkan ke proyek-proyek penting seperti pembangunan jalan pedesaan, dukungan bagi keluarga kurang mampu, atau pembangunan rumah amal, maka akan menghasilkan nilai yang jauh lebih langgeng dan praktis.
Banyak anggota partai juga secara jujur menyarankan bahwa nilai-nilai inti kongres harus tercermin dalam semangat inovasi dan demokrasi dalam pekerjaan kepegawaian; persiapan dokumen yang cermat; dan cara mendengarkan serta memasukkan pendapat dari akar rumput. Kongres mungkin tidak memiliki nyanyian dan tarian, tetapi tidak boleh kekurangan semangat inovasi, terutama hubungan yang mendalam antara anggota partai dan rakyat. Dari sinilah, banyak daerah telah bersikap fleksibel dan kreatif dalam menciptakan suasana yang meriah untuk kongres.
Di beberapa tempat, forum diselenggarakan agar komite Partai dapat mendengarkan langsung pendapat rakyat; di tempat lain, target, tugas, dan proyek utama untuk masa jabatan baru diumumkan secara publik untuk menciptakan konsensus sejak awal. Di tempat lain, alih-alih mengalokasikan anggaran untuk dekorasi yang dangkal, organisasi Partai menciptakan hal-hal yang menonjol melalui berbagai proyek pekerjaan umum dan kegiatan praktis untuk memperhatikan kehidupan rakyat. Ini bisa berupa dimulainya peningkatan kualitas jalan, peresmian sekolah, atau implementasi model reformasi administrasi...
Tindakan-tindakan ini telah membuat masyarakat merasa lebih jelas akan peran sentral mereka dalam semua kebijakan dan keputusan Partai.
Kota Ho Chi Minh saat ini menjadi contoh dalam penyelenggaraan kongres yang praktis dan modern. Kota ini telah meluncurkan kampanye "100 hari operasi yang efisien, efektif, dan terarah" untuk merayakan Kongres Partai di semua tingkatan, menjelang Kongres Partai Kota Ho Chi Minh yang pertama. Banyak kelurahan, desa, dan zona khusus telah melaksanakan serangkaian proyek pekerjaan umum seperti perbaikan sekolah, peningkatan kualitas jalan, dan peluncuran model reformasi administrasi untuk melayani masyarakat. Tanpa spanduk atau slogan, proyek-proyek konkret ini adalah tindakan nyata yang menunjukkan sebuah kongres yang sederhana dan dijiwai semangat pelayanan.
Ketika para kader dan anggota Partai mempraktikkan penghematan bahkan selama acara-acara terpenting Partai, itu adalah tindakan praktis yang menunjukkan perilaku teladan. Kebijakan Kota Ho Chi Minh, Nghe An, dan banyak provinsi serta kota lainnya telah mengirimkan pesan yang jelas: Kongres Partai adalah tonggak sejarah, yang menegaskan bahwa masa jabatan baru dimulai dengan tindakan praktis yang memiliki nilai abadi. Pendekatan yang persuasif dan kreatif ini menunjukkan bahwa, hanya dengan secara jelas menunjukkan semangat melayani rakyat dan bangsa, kongres di sana cukup khidmat dan cukup menginspirasi untuk memulai masa jabatan inovasi, pembangunan, dan pengembangan.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/giam-hinh-thuc-tang-thuc-chat-post807014.html







Komentar (0)