Kinhtedothi - Pada pagi hari tanggal 28 Oktober, Departemen Perindustrian dan Perdagangan Hanoi menyelenggarakan upacara pembukaan "Pekan Penghubung Rantai Produksi dan Konsumsi Berkelanjutan untuk Desa Kerajinan Tradisional Tahun 2024; Jaringan Kerja Sama Penghubung Produksi dan Konsumsi Berkelanjutan dalam Rantai Produksi Produk Desa Kerajinan Tradisional dan OCOP".
Program ini memiliki 133 stan dan area pameran, memperkenalkan produk-produk dari perusahaan yang memproduksi dan memperdagangkan produk desa kerajinan tradisional dan produk OCOP untuk dikunjungi dan dibeli oleh wisatawan. Terdapat berbagai kegiatan untuk memamerkan dan mempromosikan produk; pemberian penghargaan kepada perusahaan dengan predikat produksi dan konsumsi berkelanjutan; serta penyelenggaraan upacara penandatanganan kerja sama dalam rantai produksi dan konsumsi hijau.
Berbicara pada upacara pembukaan, Direktur Pusat Konsultasi Promosi Industri dan Pengembangan Industri (Departemen Perindustrian dan Perdagangan Hanoi), Hoang Minh Lam, mengatakan bahwa Hanoi memiliki 47 dari 52 jenis pekerjaan tradisional di negara ini. Dengan 1.350 desa kerajinan dan desa yang memiliki kerajinan, Hanoi kini memiliki 305 desa kerajinan dan desa kerajinan tradisional yang diakui di 23 distrik, kota kecil, dan kota besar.
Belakangan ini, banyak produk desa kerajinan Hanoi telah diekspor ke pasar-pasar berkualitas tinggi seperti Jepang, AS, Uni Eropa, Dubai, dan beberapa negara Asia Tenggara. Pekan Penghubung Rantai Produksi dan Konsumsi Berkelanjutan bagi Desa Kerajinan Tradisional pada tahun 2024 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Program Aksi Nasional Produksi dan Konsumsi Berkelanjutan periode 2021-2030 dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan .
Melalui penyelenggaraan program ini, sektor industri dan perdagangan Hanoi melestarikan dan mempromosikan produksi, bisnis, serta mendorong dan memelihara industri tradisional demi pembangunan yang berkelanjutan dan stabil. Pada saat yang sama, program ini mendukung produksi dan pendirian usaha produk tradisional, produk OCOP seperti bordir, keramik, rotan, sutra, ao dai, kerajinan kayu, dan pengolahan makanan... untuk meningkatkan kualitas produk, membangun hubungan berkelanjutan guna memanfaatkan sumber daya secara efektif, meminimalkan timbulan limbah, serta mendorong ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan.
“Penyelenggaraan program untuk menghubungkan rantai produksi dan konsumsi berkelanjutan bagi desa-desa kerajinan tradisional merupakan komitmen Kota Hanoi untuk senantiasa aktif dan proaktif mendukung serta mendampingi para pelaku usaha dalam mengatasi kendala dan mendorong kegiatan produksi dan usaha,” tegas Bapak Lam.
Minggu penghubung rantai produksi dan konsumsi berkelanjutan untuk desa kerajinan tradisional berlangsung dari 28 Oktober hingga 3 November 2024.
[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/ha-noi-ket-noi-chuoi-san-xuat-tieu-dung-ben-vung-cho-lang-nghe.html
Komentar (0)