Realitas di gang 153 Nguyen Thi Minh Khai, Kelurahan Ben Thanh, menunjukkan bahwa gerakan "gang hijau" terbentuk dari tindakan-tindakan spesifik, sederhana, namun gigih. Warga mempertahankan kebiasaan membersihkan dan merawat pohon setiap akhir pekan; pada saat yang sama, mereka secara proaktif membawa pohon dari rumah mereka untuk ditanam, secara bertahap menghijaukan ruang hidup mereka.
Memilih tanaman yang cocok untuk lorong sempit, mudah dirawat, dan memiliki kegunaan praktis seperti jahe, serai, dan mugwort... tidak hanya berkontribusi pada lanskap tetapi juga secara langsung melayani kehidupan sehari-hari penduduk. Seiring waktu, lingkungan hidup meningkat secara signifikan, udara menjadi lebih bersih, dan dampak negatif debu dan panas perkotaan diminimalkan.
![]() |
| Warga berpartisipasi dalam menanam pohon dan mendekorasi gang 153 Nguyen Thi Minh Khai, Kelurahan Ben Thanh. |
Ibu Nguyen Thi Ngoc Cam, 63 tahun, Kepala Lingkungan 6, Kelurahan Ben Thanh, berbagi bahwa setiap hari Sabtu, banyak warga di lingkungan tersebut berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih umum di gang-gang dan merawat tanaman hijau di kebun mereka. Hal ini membantu warga di lingkungan tersebut menjalin ikatan yang lebih erat. Warga yang memiliki tanaman juga membawanya keluar untuk menanam lebih banyak, secara bertahap membuat gang tidak hanya hijau, bersih, dan indah, tetapi juga memiliki tanaman seperti jahe, serai, dan mugwort... sehingga menjamin kesehatan masyarakat.
Selain signifikansi lingkungannya, model "lorong hijau" memainkan peran penting dalam memperkuat solidaritas masyarakat dan menjaga stabilitas sosial di tingkat akar rumput. Di Lorong 68 Tran Quang Khai (Kelurahan Tan Dinh), yang dulunya merupakan daerah yang dilanda masalah keamanan dan ketertiban yang kompleks, penerapan model "lorong hijau" telah membawa perubahan positif. Kegiatan seperti penanaman pohon dan sanitasi lingkungan telah menjadi jembatan, mendorong interaksi dan berbagi antar warga, serta membangun gaya hidup yang beradab dan sehat.
Gerakan "gang hijau" saat ini sedang diimplementasikan di banyak wilayah Kota Ho Chi Minh , terutama gang 80 Cao Thang, 134 Bui Thi Xuan, 25 Ton That Tung, dan 42 Tran Dinh Xu... Kesamaan di antara mereka adalah partisipasi sukarela dan pengelolaan mandiri oleh warga, tanpa paksaan; dengan dukungan dan bimbingan dari pemerintah daerah. Banyak tempat telah menerapkan solusi komprehensif seperti pemilahan sampah di sumbernya, penataan lanskap, dan pembangunan gaya hidup perkotaan yang beradab. Partisipasi proaktif warga telah menciptakan vitalitas berkelanjutan bagi model ini, sekaligus menyebarkan kesadaran perlindungan lingkungan di dalam masyarakat. Selain itu, banyak program renovasi dan perluasan gang telah diimplementasikan dengan konsensus publik yang tinggi melalui donasi lahan sukarela, kontribusi tenaga kerja, dan partisipasi dalam membersihkan area perumahan.
Dalam konteks kebutuhan yang semakin mendesak akan pembangunan perkotaan yang hijau dan berkelanjutan, model "lorong hijau" terbukti sangat sesuai dengan kondisi praktis kota. Meskipun berskala kecil, jika direplikasi, ruang hijau ini akan berkontribusi pada pembentukan jaringan ekologi perkotaan, yang secara efektif meningkatkan lingkungan hidup. Model "lorong hijau" tidak hanya berkontribusi pada peningkatan lanskap perkotaan tetapi juga memelihara dan mempromosikan nilai-nilai positif kehidupan masyarakat, memberikan kontribusi praktis pada tujuan membangun Kota Ho Chi Minh yang beradab, modern, dan penuh kasih sayang.
Sumber: https://www.qdnd.vn/xa-hoi/cac-van-de/hem-xanh-van-minh-ben-vung-1041962








Komentar (0)