Berpartisipasi dalam "Saudara mengatasi ribuan rintangan", pemain terkenal Hong Son adalah orang tertua di antara 33 orang berbakat dalam program tersebut.
Bintang sepak bola Hong Son adalah nama yang menarik perhatian pemirsa acara tersebut. Saudara mengatasi ribuan rintangan.

Di episode pertama, Hong Son juga dengan nada bercanda mengatakan bahwa ia adalah artis termuda yang lahir di antara para peserta. Meskipun ia adalah "bakat" tertua dan memiliki pengalaman panggung paling sedikit, Hong Son tetap memukau dengan penampilannya yang muda dan energik.
Lagu Keyakinan akan kemenangan Ia terpilih untuk tampil di episode 1 acara tersebut, yang juga membuat banyak penonton bersemangat. Daya tarik ini membuat banyak orang tertarik dengan kehidupan sehari-hari pemain pria terkenal tersebut.
Oleh karena itu, Hong Son tak hanya memiliki karier bermain yang gemilang, tetapi juga dikagumi karena pernikahannya yang bahagia. Di balik kesuksesannya, Hong Son dibayangi oleh seorang wanita bernama Hong Hai.
Pasangan ini menikah pada tahun 2002 dan dikaruniai 3 anak. Setelah 20 tahun bersama, keluarganya masih dipenuhi tawa dengan suami yang berbakat, istri yang lembut, dan anak-anak yang penurut.

Dalam program Ketuk pintu untuk berkunjung, Istri Hong Son mengungkapkan bahwa keduanya bertemu karena takdir. Saat itu, Hong Son adalah pemain sepak bola terkenal, sehingga kencan mereka seringkali dilakukan secara diam-diam. Mereka berdua takut kehidupan pribadi mereka akan terbongkar.
Sedangkan Hong Hai, ia juga menghadapi banyak tekanan ketika jatuh cinta dan menikah dengan pria yang memiliki begitu banyak penggemar. Bahkan banyak penggemar wanita Hong Son yang menunjukkan kasih sayang mereka, tetapi ia tidak pernah cemburu.
Setelah menikah, Hong Hai lebih banyak tinggal bersama orang tua suaminya karena suaminya sering melakukan perjalanan bisnis.
Setiap kali melakukan perjalanan bisnis, mantan pemain Vietnam ini menelepon istrinya 5-7 kali sehari. Setibanya di rumah, ia juga mengurus keluarga, membantu istrinya mengerjakan pekerjaan rumah, mengasuh anak-anak, dan mengajar mereka.
Di mata istrinya, mantan bintang sepak bola itu adalah ayah teladan dan suami yang bertanggung jawab.

Berbicara tentang hidupnya, Hong Son pernah bercerita bahwa ia memiliki dua sisi yang berbeda. Separuh hidupnya sangat ramah dan terbuka dalam kehidupan sehari-hari, sementara separuh lainnya hidup di lapangan sepak bola.
Bagi pemain pria ternama ini, moto hidupnya adalah keluarga. Saat di lapangan, ia bisa mengabdikan dirinya untuk sepak bola, tetapi sekembalinya ke rumah, ia adalah seorang ayah dan suami yang sangat tekun.

Hong Son juga kerap membagikan foto-foto kesehariannya seperti pergi ke pasar, memasak di dapur, mengerjakan pekerjaan rumah, membersihkan kebun saat kembali ke kampung halaman...
Pada kesempatan ulang tahun pernikahannya yang ke-21, ia mengunggah foto-foto pernikahan dan momen-momen bersama istrinya dan berbagi: "Betapapun sulit dan panjangnya jalan yang ada di depan, mari kita tetap bersama di setiap jalan, istriku."

Saat menerima untuk berpartisipasi Saudara mengatasi ribuan rintangan, Striker ternama ini mengatakan bahwa meskipun kelemahannya adalah bernyanyi, ia tetap ingin melampaui dirinya sendiri. Ia mendapat dukungan penuh dari keluarganya, terutama sang istri.
Pemain terkenal itu mengatakan bahwa ia datang ke acara itu bukan untuk menang. Ia berharap para pemain di acara itu tetap bersatu dan memberikan penampilan yang mengesankan.
"Saya ingin berintegrasi untuk menciptakan harmoni, menghubungkan seniman ke dalam blok terpadu terbesar." dia berkata
Hong Son dikenal sebagai pemain tim nasional sepak bola Vietnam dan klub The Cong. Ia adalah gelandang berbakat yang termasuk dalam generasi pemain yang dianggap sebagai "generasi emas" sepak bola Vietnam pada tahun 1990-an.
Selama karirnya, Hong Son telah mencapai gelar “Pencetak gol terbanyak Kejuaraan Nasional”. Dia telah memenangkan banyak gelar seperti Medali Perak di SEAGAMES 18, 20 dan Piala Tiger 1998, Perunggu Piala Tiger 1996 Dan SEA Games 19...
Selain itu, Hong Son juga seorang perwira Tentara Rakyat Vietnam dengan pangkat Letnan Kolonel. Baik di lapangan maupun di kehidupan nyata, ia selalu setia pada bendera dan warna nasional. Saat ini, ia berfokus pada kariernya melatih sepak bola remaja dan sepak bola komunitas.
Sumber
Komentar (0)