![]() |
Honor bertujuan membangun ekosistem perangkat pintar, termasuk robot dan telepon. Foto: Honor . |
Perhatian utama di Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona minggu depan tertuju pada Honor. Perusahaan teknologi asal Tiongkok ini baru saja mengkonfirmasi akan mengadakan acara khusus pada tanggal 1 Maret untuk memperkenalkan "kartu truf" barunya: robot humanoid pertama perusahaan, yang menandai titik balik strategis dalam ekosistem perangkat pintarnya.
Keputusan untuk memasuki bidang robotika menandai babak baru dalam sejarah Honor sejak pemisahannya dari Huawei pada tahun 2020. Robot yang akan datang ini diposisikan sebagai "robot layanan," yang dirancang untuk membantu manusia dalam tugas sehari-hari, seperti membantu pelanggan berbelanja.
Selain robot humanoid, Honor juga diperkirakan akan memamerkan konsep unik lainnya yang disebut "Robot Phone." Ini adalah perangkat hibrida antara telepon dan lengan robot, yang dilengkapi dengan kamera dan sistem stabilisasi gimbal yang mampu berputar untuk melacak objek.
![]() |
Honor mengumumkan konsep "ponsel robot" mereka pada Oktober 2025. Foto: Honor. |
“Kami percaya bahwa di masa depan, perangkat tidak hanya akan menjadi alat mati, tetapi juga teman sejati. Mereka akan mampu merasakan, beradaptasi, dan berevolusi bersama penggunanya,” kata George Zhao, CEO Honor, berbagi visi perusahaan.
Integrasi AI yang ekstensif ke dalam perangkat keras memungkinkan robot Honor untuk berinteraksi lebih alami, memahami kebutuhan manusia, dan bereaksi secara cerdas di lingkungan yang kompleks.
Honor siap memasuki pasar robot humanoid yang sedang berkembang pesat. Menurut data IDC , pendapatan pasar ini diproyeksikan tumbuh sebesar 508% pada tahun 2025 saja. Perusahaan-perusahaan Tiongkok seperti Agibot dan Unitree memimpin gelombang ini, memaksa raksasa ponsel seperti Honor untuk segera mengejar ketertinggalan agar tidak tertinggal.
Secara khusus, langkah ini juga dilihat sebagai persiapan strategis untuk penawaran umum perdana (IPO) Honor. Mendemonstrasikan kemampuan teknologi di bidang-bidang perintis seperti robot humanoid akan membantu perusahaan meningkatkan nilai mereknya dan menarik perhatian investor internasional.
Meskipun pasar robotika masih menghadapi banyak tantangan teknis dan biaya, partisipasi merek konsumen besar seperti Honor menjanjikan untuk membawa mesin cerdas ini lebih dekat ke kehidupan sehari-hari pengguna di seluruh dunia dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi.
Sumber: https://znews.vn/hang-di-dong-noi-tieng-cong-bo-robot-hinh-nguoi-post1629976.html









Komentar (0)