
Hasil pertandingan putaran ke-25, yang digelar pada sore hari tanggal 31 Mei, hampir sesuai dengan prediksi para ahli: PVF-CAND menang telak melawan Hai Phong 3-1, Becamex Ho Chi Minh City kalah 1-2 di Stadion Hang Day melawan Hanoi Police, danSHB Da Nang berbagi poin dengan Ha Tinh.
Mungkin kejutan terbesar adalah kemenangan HAGL 3-1 atas Hanoi FC asuhan Harry Kewell di Pleiku. Kemenangan ini memastikan mereka bertahan di liga satu putaran lebih awal.
Hasil ini membuat persaingan menghindari degradasi di V.League menjadi sangat ketat hingga menit terakhir, karena tiga tim terbawah – SHB Da Nang , PVF-CAND, dan Becamex Ho Chi Minh City – sama-sama mengumpulkan 21 poin, hanya berbeda selisih gol.

Pada babak final pertandingan, PVF-CAND akan bermain tandang melawan Song Lam Nghe An, Becamex Ho Chi Minh City akan menghadapi HAGL, sementara SHB Da Nang akan bertemu Dong A Thanh Hoa. Ketiga pertandingan tersebut menampilkan tim-tim yang relatif seimbang dalam hal kekuatan dan performa. Oleh karena itu, faktor penentu hasil pertandingan kemungkinan besar adalah semangat juang tim-tim tersebut.
PVF-CAND berada dalam posisi yang paling tidak menguntungkan karena saat ini berada di dasar klasemen akibat selisih gol yang lebih rendah, tetapi tim asuhan pelatih Tran Tien Dai masih memiliki harapan karena SHB Da Nang atau Becamex Ho Chi Minh City bisa saja tersandung. Karena pentingnya pertandingan-pertandingan tersebut, putaran terakhir V.League akan berlangsung serentak, dan VPF berencana untuk merekrut wasit asing untuk memimpin pertandingan yang melibatkan tim-tim terbawah.
Para penggemar sepak bola Vietnam sangat menantikan pernyataan dari tim-tim dan panitia penyelenggara menjelang putaran pertandingan terakhir, yang diperkirakan akan penuh dengan emosi dan drama.
Sumber: https://tienphong.vn/hy-huu-3-doi-cung-diem-vleague-nghet-tho-cuoc-dua-tru-hang-post1847935.tpo








Komentar (0)