Apple baru saja merilis iOS 26 Beta 7, menghadirkan sejumlah fitur baru yang berfokus pada masa pakai baterai dan kesehatan pengguna. Adaptive Power – fitur manajemen daya cerdas – akan memperingatkan Anda ketika kinerja iPhone Anda menurun untuk mengoptimalkan masa pakai baterai, sementara Liquid Glass terus disempurnakan. Selain itu, iOS 26 Beta 7 dan watchOS 27 Beta 7 juga mengembalikan fitur pengukuran oksigen darah pada Apple Watch dengan mekanisme tampilan baru.

Daya Adaptif: Manajemen baterai yang lebih canggih
Fitur unggulan terbesar di iOS 26 Beta 7 adalah Adaptive Power. Ini adalah mode manajemen baterai baru yang dirancang oleh Apple untuk mencapai keseimbangan antara kinerja dan daya tahan baterai.
Pengguna dapat menemukan opsi ini di Pengaturan > Baterai > Mode Daya dengan sakelar untuk “Notifikasi Daya Adaptif”. Saat diaktifkan, iPhone akan secara otomatis melakukan perubahan kecil seperti mengurangi kecerahan layar, menyesuaikan aktivitas latar belakang, dan mengaktifkan Mode Hemat Daya saat baterai berada pada 20%.
Berbeda dengan mode Hemat Daya yang secara agresif menonaktifkan banyak fitur, Daya Adaptif bertujuan untuk pendekatan yang lebih halus dan cerdas. Mode ini mempertahankan beberapa fungsi penting tetapi mengoptimalkannya secukupnya untuk memperpanjang masa pakai baterai tanpa membuat pengguna merasa terlalu dibatasi.

Mode Hemat Daya: Perubahan yang sudah biasa namun diperlukan.
Bersamaan dengan Adaptive Power, Low Power Mode tetap dipertahankan dan telah disempurnakan lebih lanjut. Saat diaktifkan, fitur ini akan:
Matikan 5G untuk sebagian besar tugas, kecuali untuk unduhan besar dan streaming video .
Nonaktifkan fitur Always On Display.
Kurangi kecepatan refresh ProMotion menjadi 60Hz.
Kurangi waktu penguncian otomatis menjadi 30 detik.
Jeda pembaruan aplikasi latar belakang, sinkronisasi Foto iCloud, dan unduhan otomatis.
Perubahan ini bukanlah hal baru, tetapi dikombinasikan dengan Adaptive Power, pengguna kini memiliki dua mode manajemen daya tambahan: mode yang lebih hemat daya dan mode yang lebih bertenaga untuk saat masa pakai baterai yang lebih lama benar-benar dibutuhkan.

Kaca Cair: Lebih transparan di Beta 7
Selain peningkatan baterai, Apple juga terus menyempurnakan antarmuka Liquid Glass – efek transparan khas di iOS 26. Di Beta 7, efek ini lebih jernih, tidak terlalu mengganggu, dan menciptakan pengalaman pengguna yang lebih lancar.
Perubahan ini menunjukkan bahwa Apple masih bereksperimen untuk menemukan keseimbangan optimal sebelum merilis versi resmi iOS 26 pada bulan September.
Daya Adaptif dipadukan dengan Kecerdasan Apple
Yang perlu diperhatikan, Adaptive Power dan Notifikasi Adaptive Power terintegrasi dengan AI (Apple Intelligence). Penyesuaian baterai otomatis tidak lagi bersifat mekanis, tetapi akan mempelajari kebiasaan penggunaan setiap orang.
Daftar perangkat yang didukung meliputi:
iPhone 15 Pro, iPhone 15 Pro Max
iPhone 16, iPhone 16e, iPhone 16 Plus
iPhone 16 Pro, iPhone 16 Pro Max
Ini menunjukkan bahwa Apple menjadikan masa pakai baterai dan kinerja sebagai bagian integral dari ekosistem AI yang dipersonalisasi, bukan hanya sebagai fitur penghemat daya tradisional.
Pengukuran kadar oksigen dalam darah kembali tersedia di Apple Watch.
Selain iOS 26 Beta 7, Apple juga merilis watchOS 27 Beta 7, yang menghadirkan kembali dukungan untuk pengukuran oksigen darah (SpO2).
Sebelumnya, fitur ini dihentikan karena sengketa paten dengan Masimo, yang menyebabkan larangan impor Apple Watch di AS. Solusi baru Apple adalah mentransfer data SpO2 dari Apple Watch ke aplikasi Kesehatan di iPhone, alih-alih menampilkannya langsung di layar jam tangan.
Model Apple Watch yang akan mendapatkan manfaat meliputi:
Apple Watch Seri 9
Apple Watch Seri 10
Apple Watch Ultra 2
Dengan solusi ini, pengguna masih dapat memantau kadar oksigen dalam darah mereka (yang biasanya berkisar antara 95% hingga 100% pada individu sehat), sementara Apple terhindar dari masalah hukum.
Versi beta terakhir sebelum iOS 26 sudah stabil.
Rilis iOS 26 Beta 7 oleh Apple – hanya satu minggu setelah Beta 6 – menunjukkan bahwa proses pengujian hampir selesai. Dengan kecepatan ini, kemungkinan hanya akan ada satu atau dua versi beta lagi sebelum iOS 26 resmi diluncurkan pada bulan September.
Banyak pengguna yang berpartisipasi dalam program beta sejak Juni melaporkan bahwa iOS 26 Beta berjalan stabil, memiliki sedikit bug serius, dan memberikan gambaran awal tentang fitur-fitur baru. Namun, sebagian besar masih berharap untuk kembali ke versi stabil demi pengalaman yang lebih lancar.
iOS 26 Beta 7 menandai langkah maju yang signifikan dalam manajemen baterai dengan Adaptive Power – mode yang cerdas, fleksibel, dan tidak terlalu mengganggu. Bersamaan dengan itu, Apple terus menyempurnakan antarmuka Liquid Glass dan mengembalikan pengukuran oksigen darah pada Apple Watch.
Dengan perubahan-perubahan ini, iOS 26 menjanjikan bukan hanya peningkatan antarmuka pengguna, tetapi juga titik balik dalam cara Apple mengintegrasikan AI ke dalam pengalaman baterai dan kesehatan. Pengguna tidak perlu menunggu lama, karena versi stabil iOS 26 akan resmi diluncurkan bersamaan dengan generasi iPhone baru dalam beberapa minggu mendatang.
Menurut Phone Arena
Sumber: https://baovanhoa.vn/nhip-song-so/ios-26-beta-7-iphone-duoc-canh-bao-khi-hieu-suat-giam-162214.html








Komentar (0)