Iran Air adalah satu-satunya maskapai penerbangan yang menghubungkan Iran dan Eropa.
Kantor berita Ilna mengutip Sekretaris Jenderal AIRA, Maqsoud Asadi Samani, yang mengatakan bahwa Iran Air telah menangguhkan layanan penerbangan antara Iran dan Eropa.
"Iran Air adalah satu-satunya maskapai penerbangan yang mengoperasikan penerbangan dari Iran ke Eropa. Menyusul sanksi baru Uni Eropa terhadap Iran Air, tidak akan ada lagi pesawat Iran yang berangkat ke benua tersebut," tegas Samani.
Keputusan AIRA ini diambil setelah Iran Air dimasukkan ke dalam daftar sanksi Uni Eropa karena diduga berpartisipasi dalam pengiriman rudal balistik Iran ke Rusia.
Perdana Menteri Israel menyerukan pasukan PBB untuk meninggalkan zona konflik di Lebanon.
Bulan lalu, AS mengutip informasi intelijen yang dibagikan dengan sekutu Eropa yang menyimpulkan bahwa Rusia memperoleh rudal balistik dari Iran dan menggunakan senjata-senjata ini untuk operasi militer khusus di Ukraina.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menolak tuduhan dari AS dan sekutunya, menegaskan bahwa pemerintah Teheran tidak memasok rudal balistik ke Rusia.
Daftar sanksi Uni Eropa juga mencakup Saha Airlines dan Mahan Air, Wakil Menteri Pertahanan Iran Seyed Hamzeh Ghalandari, pejabat Korps Garda Revolusi Islam Iran, dan para eksekutif industri manufaktur pesawat terbang negara tersebut.
Sanksi tersebut mencakup keputusan untuk membekukan aset organisasi dan individu yang terkena dampak, dan individu-individu ini juga dilarang memasuki wilayah Uni Eropa.
Dalam perkembangan terkait, Inggris secara bersamaan memberlakukan sanksi sendiri terhadap sembilan individu dan entitas Iran karena alasan serupa.
Sumber: https://thanhnien.vn/iran-air-ngung-bay-den-chau-au-sau-lenh-cam-van-moi-185241015212044576.htm








Komentar (0)