Pada tanggal 31 Mei, kantor berita WANA, mengutip sumber dari pemerintah Iran, menyatakan bahwa spekulasi tentang kepergian Pezeshkian adalah bagian dari kampanye "pengalihan perhatian" yang menargetkan Teheran.

"Informasi tentang pengunduran diri Presiden Pezeshkian sama sekali tidak akurat. Presiden Iran masih sepenuhnya menjalankan tugasnya, dan jadwal kerjanya yang akan datang akan berjalan sesuai rencana tanpa perubahan apa pun. Rumor semacam itu biasanya bertujuan untuk dua hal: pertama, menciptakan suasana ketidakstabilan, dan kedua, menabur perpecahan dalam masyarakat dan melemahkan persatuan internal Iran," kata sebuah sumber WANA.