Mantan pramugari Mitsuko Tottori akan menjadi ketua dewan direksi wanita pertama dalam sejarah Japan Airlines.
Menurut pengumuman Japan Airlines pada 17 Januari, Mitsuko Tottori akan diangkat sebagai Ketua Dewan Direksi maskapai tersebut efektif mulai 1 April. Reuters menganggap ini sebagai langkah yang sangat simbolis karena Jepang berupaya mempersempit kesenjangan gender di tempat kerja.
Saat ini Tottori menjabat sebagai eksekutif senior di Japan Airlines. Ia bergabung dengan Japan Airlines sebagai pramugari pada tahun 1985 – tahun di mana maskapai tersebut mengalami salah satu kecelakaan terburuk dalam sejarahnya. Ia kemudian naik pangkat hingga menduduki posisi manajemen di maskapai penerbangan terbesar kedua di Jepang tersebut.
Mitsuko Tottori duduk di sebelah Ketua Japan Airlines saat ini, Yuji Akasaka, pada konferensi pers tanggal 17 Januari. Foto: Reuters
Keputusan untuk menunjuk seorang ketua perempuan diambil di tengah meningkatnya tekanan yang dihadapi Jepang untuk mempromosikan keragaman gender dan mengatasi kesenjangan upah gender terburuk di antara negara-negara G7.
"Ada karyawan perempuan lain yang berjuang untuk kemajuan karier atau pencapaian penting dalam hidup. Mudah-mudahan, terpilihnya saya sebagai Ketua Dewan Direksi akan memotivasi atau memberi mereka keberanian untuk maju," kata Tottori pada konferensi pers hari ini.
Japan Airlines melakukan perubahan kepemimpinan seiring upaya maskapai tersebut untuk pulih dari pandemi dan menyambut gelombang besar wisatawan ke Jepang. Keselamatan penerbangan berada di bawah pengawasan ketat di negara tersebut menyusul tabrakan baru-baru ini antara pesawat Japan Airlines dan pesawat penjaga pantai di Bandara Haneda di Tokyo. Japan Airlines mengatakan bahwa ketua dewan direksi yang baru memiliki pengetahuan mendalam dan pengalaman luas dalam keselamatan operasional dan pelayanan.
Tu Anh (menurut Reuters)
Tautan sumber








Komentar (0)