Didirikan pada tanggal 28 Agustus 2014, berdasarkan keputusan Persatuan Pemuda Universitas Ilmu Sosial dan Humaniora, dan sebelumnya merupakan tim propaganda budaya dan sejarah Thang Long-Hanoi yang dibentuk pada tahun 2009 yang aktif berpartisipasi dalam peringatan 1.000 tahun Thang Long-Hanoi, Klub Propaganda Budaya dan Sejarah adalah organisasi mahasiswa khusus yang bertujuan untuk mendekatkan nilai-nilai warisan nasional kepada kaum muda.
Dengan fokus pada penggabungan studi akademis dan kerja sukarela, para anggota hadir setiap minggu di Kuil Sastra, Benteng Kekaisaran Thang Long, dan Museum Sejarah Nasional untuk memandu wisatawan secara gratis. Melalui cerita-cerita sejarah yang diceritakan dengan gamblang, banyak wisatawan domestik dan internasional mendapatkan perspektif yang lebih dekat tentang budaya dan tradisi Vietnam, sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengasah keterampilan memandu wisata dan komunikasi mereka.
![]() |
Kegiatan berbasis pengalaman dalam kerangka Proyek "Pakaian Tradisional Vietnam" menghubungkan kaum muda dengan nilai-nilai budaya tradisional. |
Klub ini terus mengeksplorasi dan berinovasi dalam pendekatannya terhadap budaya dan sejarah, mendekatkan nilai-nilai tradisional kepada kaum muda melalui bentuk-bentuk kreatif. Mulai dari ruang pengalaman "Menenun Brokat dan Menyulam Bunga" (2023), di mana budaya pakaian tradisional Vietnam direkonstruksi secara nyata, hingga kontes menulis "Kisah Jalanan, Kisah Kehidupan" (2024), di mana setiap jalan di Hanoi menjadi bagian hidup dari kenangan, berkontribusi untuk menginspirasi banyak kaum muda untuk mempelajari lebih lanjut tentang budaya dan sejarah tanah tempat mereka tinggal. Tidak berhenti di situ, pada tahun 2025, klub ini akan terus melaksanakan proyek "Brokat dan Sastra Vietnam", membantu memperluas perspektif publik tentang pakaian tradisional Vietnam melalui berbagai periode, terutama Dinasti Le, menggabungkan komunikasi dan pengalaman. Melalui setiap kegiatan, budaya dan sejarah secara bertahap muncul sebagai aliran berkelanjutan yang terjalin dengan kehidupan dan emosi masyarakat saat ini.
Mengenai perjalanan perkembangan klub, Dinh Phuong Thao, Ketua Klub Propaganda Budaya dan Sejarah, mengatakan: "Kami ingin mengintegrasikan budaya dan sejarah ke dalam kehidupan kontemporer, sehingga nilai-nilai tradisional tidak hanya diingat tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi kaum muda, membangkitkan kesadaran akan pelestarian identitas dan tanggung jawab terhadap warisan. Di masa depan, klub akan terus melaksanakan proyek-proyek dengan harapan dapat membuka pendekatan yang lebih mudah diakses terhadap sejarah, sehingga terus menyebarkan kecintaan terhadap budaya dan sejarah kepada banyak kaum muda."
Setelah lebih dari satu dekade beraktivitas, Klub Propaganda Budaya dan Sejarah telah menjadi contoh yang cemerlang dalam gerakan mahasiswa di Hanoi. Mulai dari tur berpemandu di situs-situs bersejarah hingga proyek-proyek budaya kreatif, para anggotanya terus berbagi kisah masa lalu, memastikan bahwa budaya dan sejarah tidak hanya dilestarikan tetapi juga terus hidup untuk generasi muda saat ini.
Sumber: https://www.qdnd.vn/van-hoa/doi-song/ket-noi-nguoi-tre-voi-gia-tri-van-hoa-lich-su-1031781








Komentar (0)