Pada Februari 2026, Vietnam menyambut lebih dari 2,2 juta pengunjung internasional, sehingga total jumlah pengunjung internasional dalam dua bulan pertama tahun ini mencapai hampir 4,7 juta, meningkat 18,1% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Hasil ini menunjukkan pemulihan dan pertumbuhan yang kuat dari industri pariwisata Vietnam sejak awal tahun.
Dari segi struktur pasar, Korea Selatan terus memimpin dengan sekitar 481.000 pengunjung pada bulan Februari. China berada di peringkat kedua dengan lebih dari 460.000 pengunjung. Pasar berikutnya termasuk Rusia (sekitar 121.000), Taiwan (119.000), India (70.800), dan Jepang (67.000).

Wisatawan Korea dan India mengunjungi Terowongan Cu Chi (Kota Ho Chi Minh).
FOTO: LE NAM
Wisatawan Korea yang mengunjungi Vietnam umumnya memilih destinasi pesisir dan pulau dengan iklim hangat seperti Da Nang , Nha Trang, Phu Quoc, dan Vung Tau. Lokasi-lokasi ini menawarkan penerbangan langsung yang nyaman dari kota-kota besar Korea seperti Seoul dan Busan, serta memiliki sistem resor dan layanan pariwisata yang berkembang dengan baik.
Selain pasar tradisional, banyak pasar baru juga mencatat pertumbuhan yang luar biasa. Terutama, jumlah wisatawan Rusia yang mengunjungi Vietnam pada bulan Februari meningkat tajam, dengan kenaikan lebih dari 300% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, India dianggap sebagai pasar potensial dengan jumlah pengunjung yang meningkat pesat, dan banyak kelompok wisata dengan anggaran besar memilih Vietnam sebagai destinasi untuk acara dan pariwisata kelas atas.

Wisatawan Korea yang mengunjungi Vietnam lebih menyukai destinasi pesisir dan pulau dengan iklim hangat seperti Da Nang dan Nha Trang.
FOTO: NT
Menurut penilaian industri pariwisata, mempertahankan jumlah pengunjung yang besar dari Korea Selatan, bersamaan dengan perluasan pasar baru, berkontribusi dalam meletakkan dasar bagi target pertumbuhan pengunjung internasional Vietnam pada tahun 2026, sekaligus membantu pariwisata melanjutkan pemulihan yang kuat setelah gangguan yang disebabkan oleh pandemi dan fluktuasi ekonomi global.
Sumber: https://thanhnien.vn/khach-han-quoc-toi-viet-nam-du-lich-nhieu-nhat-trong-thang-2-185260307112748456.htm








Komentar (0)