Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Temukan Isan - keindahan unik dari "Negeri Kuil Emas" Thailand.

Meskipun Bangkok semarak dan Phuket mempesona, rute Thailand Timur Laut (Isan) di sepanjang Sungai Mekong menawarkan perspektif berbeda tentang Thailand – santai, mendalam, dan penuh emosi.

Báo An GiangBáo An Giang06/04/2026

Tahun 2026 menandai peringatan 50 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Vietnam dan Thailand. Dalam lanskap yang saling terhubung ini, pariwisata telah menjadi sebuah perjalanan yang memupuk ikatan tidak hanya dalam hal politik dan ekonomi, tetapi juga melalui hubungan budaya dan kemanusiaan yang mendalam.

Secara khusus, rute Thailand Timur Laut (Isan) di sepanjang Sungai Mekong menawarkan perspektif berbeda tentang Thailand – santai, mendalam, dan penuh emosi. Rute ini juga menarik perhatian wisatawan Vietnam.

Keindahan Nakhon Phanom (Foto: H. H).

Isan, yang terletak di sepanjang Sungai Mekong, adalah wilayah luas yang belum banyak mengalami perkembangan pariwisata massal. Hal ini membantunya mempertahankan karakter langka, alami, pedesaan, dan otentiknya.

Tanpa kemewahan dan gemerlapnya, Isan menarik pengunjung dengan gaya hidupnya yang tenang, bentang alam yang luas, dan komunitas lokal yang dinamis.

Destinasi yang wajib dikunjungi bagi wisatawan yang berkunjung ke Isan:

Nakhon Phanom – sebuah landmark Vietnam di jantung Thailand.

Nakhon Phanom menyimpan kisah unik tentang komunitas Vietnam yang telah tinggal di sana selama beberapa generasi. Di area Menara Jam Memorial Vietnam, pengaruh Vietnam terlihat jelas dalam arsitektur, ritme kehidupan, dan kisah-kisah yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Salah satu tempat yang sangat bermakna adalah Monumen Ho Chi Minh , yang melestarikan kenangan akan masa ketika pemimpin Vietnam yang dicintai itu bekerja di Thailand. Suasana di sini tenang, membangkitkan banyak refleksi tentang ikatan sejarah antara kedua negara.

Nakhon Phanom menyimpan kisah unik tentang komunitas Vietnam di sana (Foto: H. H).

Di Nakhon Phanom, pengunjung dapat memulai hari mereka dengan upacara doa di Wat Maha That Prathat Nakhon di bawah cahaya pagi yang tenang, bersepeda di sepanjang Sungai Mekong, mengunjungi Gereja St. Anna Nong Saeng, atau bekas Istana Gubernur.

Saat senja tiba, menikmati makan malam di tepi sungai atau berlayar menyusuri Sungai Mekong – perbatasan alami antara Thailand dan Laos – menawarkan momen-momen tenang saat matahari terbenam menyinari air dengan cahaya keemasan.

Di malam hari, wisatawan mengunjungi pasar malam di sekitar Menara Jam tempat semua orang dapat melihat-lihat kios yang menjual makanan lokal.

Di sini, pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam wisata komunitas di Ban Tha Kho, membantu penduduk setempat menyiapkan persembahan untuk upacara pagi, dan mengambil bagian dalam ritual Baci (Bai Sri Su Khwan) - upacara pemanggilan roh yang menandakan hubungan spiritual dan harapan akan perdamaian.

Aktivitas seperti memasak masakan Isan, berbagi makanan, dan ikut serta dalam tarian tradisional Ram Wong membuat pengunjung merasa seperti disambut di rumah sendiri.

Bueng Kan - "permata tersembunyi" pariwisata Thailand.

Jika Nakhon Phanom adalah tempat kenangan, maka Bueng Kan adalah perjalanan kembali ke alam yang masih murni.

Fitur yang paling mencolok adalah Hin Sam Wan, di mana tiga formasi batuan besar menjulang ke udara seperti keluarga paus. Dari sini, pengunjung dapat memandang ke perbatasan Laos, mengagumi lautan awan, dan menatap hutan yang tak berujung.

Tiga formasi batuan besar menjulang ke udara seperti keluarga paus (Foto: H. H).

Destinasi lain yang tak kalah berkesan adalah Wat Phu Tok – sebuah kuil di pegunungan dengan jalan setapak kayu yang berkelok-kelok di sepanjang tebing. Mendaki setiap tingkatnya merupakan tantangan fisik sekaligus pengalaman meditatif, karena setiap langkah menjadi lebih lambat dan lebih penuh kesadaran. Semakin tinggi Anda mendaki, semakin terbuka ruangnya, semakin kencang anginnya, tetapi pikiran secara bertahap menjadi lebih tenang.

Hari itu diakhiri dengan kunjungan ke Danau Bueng Khong Long, yang menawarkan suasana damai dengan pemandangan matahari terbenam yang terpantul di permukaan air.

Para wisatawan merasa seperti telah kembali ke alam yang masih murni (Foto: H. H).

Masakan Isan - sederhana namun tak terlupakan.

Masakan Isan sangat berakar pada semangat lokal, ditandai dengan perpaduan rasa asam, pedas, dan asin yang khas.

Beberapa hidangan yang tidak boleh Anda lewatkan:

- Sai Krok Isan (sosis fermentasi) - makanan jalanan yang populer.

- Laab Pla - salad ikan pedas dan asam dengan aroma beras panggang.

- Pla Som Tod - ikan fermentasi goreng renyah dengan rasa sedikit asam.

- Kai Yang dan nasi ketan - ayam panggang disajikan dengan nasi ketan, dicelupkan ke dalam saus Jaew Bong Pla Ra Suk.

- Kaeng Nor Mainh - sup rebung yang lezat dengan cita rasa hutan yang kaya.

Isan memiliki banyak hidangan lezat yang meninggalkan kesan mendalam bagi para pengunjung (Foto: H. H).

Yang membuat Isan istimewa adalah setiap hidangan bukan hanya tentang memuaskan rasa lapar, tetapi juga tentang menjalin hubungan. Penduduk setempat sering makan bersama, berbagi, dan mengobrol, menciptakan suasana hangat dan langka bagi para pengunjung.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat bepergian ke Isan

Jika Anda ingin merasakan kemeriahan festival tersebut, Anda dapat mengunjungi Wat Phra That Phanom selama Festival Phra That Phanom – sebuah acara yang menarik banyak warga Thailand dan Laos, menciptakan suasana budaya yang unik.

Menurut banyak wisatawan, Isan bukanlah tempat yang langsung memukau pada pandangan pertama, tetapi semakin sering Anda berwisata dan mengalaminya, semakin Anda menyadari pesona wilayah ini.

Daya tarik Isan terletak pada hal-hal sederhananya: pagi yang tenang di tepi Sungai Mekong, santap siang hangat bersama orang asing, atau momen berdiri di hadapan alam yang luas dan merasakan hati Anda menjadi tenang.

Dalam lanskap pariwisata yang semakin berfokus pada pengalaman pribadi, Isan telah menjadi pilihan populer bagi mereka yang mencari keseimbangan mendalam, ketenangan, dan kenangan tak terlupakan.

Menurut Surat Kabar Dan Tri

Sumber: https://baoangiang.com.vn/kham-pha-isan-ve-dep-khac-biet-cua-xu-chua-vang-thai-lan-a481800.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Rasakan pengalaman Tet Vietnam (Tahun Baru Imlek)

Rasakan pengalaman Tet Vietnam (Tahun Baru Imlek)

Keluargaku

Keluargaku

JALAN BUNGA MUSIM SEMI

JALAN BUNGA MUSIM SEMI