| Lebih dari sekadar pertunjukan, "Sunset Lim" telah menjadi tempat pertemuan bagi komunitas pencinta seni di ibu kota kuno ini. |
Diselenggarakan oleh Hon Viet Event Co., Ltd., sebuah perusahaan yang relatif muda, program HUÉ tidak hanya menawarkan pengalaman musik yang unik tetapi juga membuka model yang menginspirasi untuk keterlibatan seni berbasis komunitas.
Hon Viet Event didirikan oleh tiga anggota muda: Hoang Tien Nghia (1996), Hoang Tien Hieu (2001), dan Nguyen Dai Long (1999). Meskipun baru didirikan, perusahaan ini dengan cepat menarik perhatian dengan peluncuran proyeknya HUÉ, singkatan dari frasa Prancis "Harmonie Urbaine Éphémère" – harmoni sesaat antara kehidupan perkotaan dan emosi, di mana musik bertemu dengan ruang Hue .
HUÉ adalah serangkaian sesi langsung – format untuk merekam dan memfilmkan sebuah lagu atau pertunjukan secara langsung, biasanya di ruang kecil seperti studio atau panggung kecil, lalu merilisnya sebagai video musik atau video pertunjukan langsung, menciptakan momen koneksi antara seni, orang, dan ruang hidup sehari-hari.
Program pertama Hue, yang berjudul "Lim Sunset," baru-baru ini berlangsung di jembatan kayu Lim, tepat saat matahari terbenam – ketika sinar matahari menyinari Sungai Perfume dan jembatan kayu yang indah dengan cahaya keemasan. Tidak ada penghalang, tidak ada undangan; para seniman muda Hue hanya duduk di sana untuk tampil, dan penduduk setempat, wisatawan yang berjalan-jalan, dan orang-orang yang berolahraga dipersilakan untuk berhenti dan menikmati.
Acara tersebut menarik banyak penonton, mulai dari mereka yang datang khusus untuk para seniman dan musik hingga orang-orang yang lewat yang secara tak terduga tertarik oleh suara dan pemandangan yang menggugah. Yang sangat mencolok adalah hilangnya stratifikasi penonton – semua orang berdiri atau duduk bersama di ruang yang sama dan tidak terbatas, berbagi pengalaman musik dengan emosi yang tulus.
Menyusul kesuksesan pertunjukan pertama, Hon Viet Company mengumumkan bahwa mereka akan terus mengadakan sesi langsung di lokasi-lokasi ikonik lainnya di Hue seperti Bukit Vong Canh, Laguna Tam Giang, Laguna Lap An, Mausoleum Tu Duc, dan lain-lain. Setiap lokasi tidak hanya berfungsi sebagai latar belakang tetapi juga sebagai karakter dalam pertunjukan – berperan sebagai pendongeng, menciptakan emosi, dan membangkitkan kenangan akan ibu kota kuno tersebut.
Dengan pendekatan ini, HUÉ bukan sekadar program seni, tetapi model baru komunikasi budaya yang menghubungkan warisan, seni, masyarakat, dan pariwisata. HUÉ mengikuti pendekatan yang halus, spontan, dan intim, menghadirkan seni kepada penonton dengan cara yang lembut dan alami.
Selain sekadar menampilkan destinasi wisata, proyek ini juga mendukung seniman muda lokal, putra dan putri Hue yang selalu ingin berkontribusi pada pembangunan tanah air mereka.
Lahirnya HUÉ mencerminkan semangat kreatif generasi muda Hue, yang tidak takut memulai dari nol, tidak takut bereksperimen dan mendobrak batasan lama untuk menemukan jalan mereka sendiri. Di dunia seni yang semakin dikomersialkan, HUÉ memilih untuk kembali ke alam, emosi, dan komunitas. Karyanya tidak mencolok atau berisik, tetapi penuh dengan puisi, kehidupan, dan cinta terhadap tanah kelahirannya.
Dari pemandangan matahari terbenam di jembatan kayu Lim, Hue menabur benih seni di jantung kota. Dan jika benih itu terus dipelihara dengan semangat dan ketekunan kaum muda, Hue pasti akan memiliki keindahan budaya unik lainnya dalam arus kehidupan saat ini.
Sumber: https://huengaynay.vn/van-hoa-nghe-thuat/khi-ve-dep-hue-ngan-len-thanh-giai-dieu-156132.html







Komentar (0)