Lebih dari sekadar latihan, yoga adalah momen harmoni antara tubuh, pikiran, dan budaya.
Lebih dari setahun yang lalu, Ibu Nguyen Thi Ha (38 tahun) di bangsal Hac Thanh sering harus mengonsumsi obat penenang karena insomnia yang berkepanjangan. Sebagai kepala bagian administrasi sebuah instansi pemerintah, tekanan pekerjaan membuatnya selalu lelah, stres, dan bahkan memengaruhi hubungan keluarganya. Tanpa sengaja mempelajari yoga melalui ajakan seorang rekan, ia mulai berlatih sejak sesi-sesi awal yang canggung dan sulit. Namun, setelah lebih dari dua bulan berlatih, ia jelas merasakan perubahannya: "Tidur saya lebih nyenyak, suasana hati saya stabil, dan kulit saya juga lebih cerah. Sekarang, jika saya tidak berlatih setiap hari, saya merasa ada yang kurang."
Bahasa Indonesia: Ibu Le Thi Hoan (35 tahun), di komune Lam Son, dulunya menderita migrain kronis dan gangguan pencernaan yang berkepanjangan setelah melahirkan anak keduanya. Meskipun telah pergi ke dokter dan minum obat selama bertahun-tahun, penyakit itu masih kambuh, membuatnya selalu merasa lelah, tidak dapat makan dengan baik, dan tidak dapat tidur nyenyak. Diperkenalkan oleh seorang kenalan, ia mulai berlatih yoga melalui video instruksional daring, dan kemudian bergabung dengan klub yoga di desa. “Awalnya, saya tidak terlalu percaya, tetapi setelah hanya 2-3 bulan, gejalanya benar-benar hilang. Sekarang saya bangun pagi setiap pagi untuk berlatih selama setengah jam. Saya menjadi kecanduan, tidak hanya sehat tetapi juga jauh lebih ringan secara mental,” ungkap Ibu Hoan. Baginya, yoga bukan lagi sebuah latihan, tetapi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, waktu pribadi untuk mencintai diri sendiri.
Menanggapi meningkatnya kebutuhan perawatan kesehatan perempuan, terutama perempuan paruh baya, banyak pusat dan klub yoga di provinsi ini telah didirikan dan beroperasi dengan giat. Tidak hanya di komune dan distrik pusat, tetapi juga di komune seperti Tho Xuan, Ngoc Lac, Hoang Hoa... gerakan yoga juga telah menyebar dengan berbagai model yang fleksibel. Mulai dari kelas intensif dengan pelatih terlatih, hingga kelompok latihan mandiri di rumah adat desa, halaman apartemen, dan taman. Memperluas lokasi latihan di sekitar lokasi membantu perempuan mengaksesnya dengan mudah, tanpa hambatan biaya atau ruang. Yoga bukan sekadar olahraga, tetapi telah menjadi bagian penting dari kehidupan baru, di mana perempuan secara proaktif memilih untuk merawat diri sendiri, demi gaya hidup yang positif dan berkelanjutan.
Sebagai guru pendidikan jasmani di Sekolah Menengah Kota Sao Vang, Ibu Le Thi Hoan (41 tahun) terbiasa menghadapi stres dan kelelahan setelah bekerja dan mengurus keluarga. Melihat kesehatannya yang tidak sebaik sebelumnya, ia secara proaktif mempelajari dan mengikuti kursus yoga di Akademi Terapi Yoga Vietnam. Setelah mendapatkan sertifikat pelatih, ia mulai membuka kelas yoga kecil di rumah. Dari hanya beberapa siswa, kelasnya sekarang memiliki lebih dari 30 orang yang berlatih secara teratur. Ia berbagi: “Saya dulu mempelajari pendidikan jasmani dan olahraga secara sistematis, tetapi yoga menghadirkan perasaan yang sangat berbeda, lembut dan mendalam. Setiap jam pelajaran, saya tidak hanya mengajar tetapi juga menerima energi positif dari para wanita di desa”. Bagi Ibu Hoan, yoga bukan hanya sebuah mata pelajaran tetapi juga ikatan yang menghubungkan cinta antara para wanita pedesaan.
Klub Yoga Green Rose, yang didirikan dan dikelola oleh pelatih Hoa Le, merupakan destinasi yang familiar bagi banyak perempuan di distrik Hac Thanh. Kelas-kelasnya sering diadakan di luar ruangan atau di pusat kota yang luas, menciptakan rasa dekat dan nyaman. Pelatih Hoa Le sering berbagi filosofi yoga: "Fleksibel atau kaku tidaklah penting, yang penting adalah apakah Anda mendengarkan diri sendiri atau tidak". Empati dan inspirasi inilah yang telah membantu klub ini menarik semakin banyak peserta dari segala usia. Selain kelas reguler, klub ini juga menyelenggarakan kegiatan komunitas seperti pertunjukan dan penggalangan dana amal, yang membantu yoga menyebar lebih dalam ke dalam kehidupan spiritual perempuan setempat.
Berlokasi di 98 Dinh Cong Trang, Namaste Yoga & Fitness Center merupakan salah satu fasilitas yoga berskala besar dan tertata rapi. Ruang modern, sistem yang lengkap, dan pelatih profesional merupakan nilai tambah yang besar dari pusat kebugaran ini. Namaste menargetkan beragam kelompok orang: Yoga dewasa, yoga anak-anak, yoga terapi dan Zumba, kelas kebugaran... membantu para siswa menggabungkan latihan fisik dan mental. Pusat kebugaran ini secara rutin mengunggah pesan-pesan inspiratif: "Ketika Anda tahu cara mendengarkan tubuh Anda, Anda akan lebih mencintai diri sendiri". Hal ini membantu menarik tidak hanya orang baru tetapi juga siswa lama untuk menemukan keseimbangan dalam kehidupan modern.
Para ahli mengatakan: "Yoga adalah metode olahraga yang sangat cocok untuk wanita, terutama wanita berusia 35 tahun ke atas. Gerakan yoga membantu melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan fleksibilitas sendi, melancarkan pencernaan, menstabilkan hormon, dan terutama mengurangi stres, faktor penyebab banyak penyakit saat ini."
Di tengah kesibukan hidup, ketika perempuan harus mengurus keluarga dan berusaha memperbaiki diri di tempat kerja, yoga bagaikan momen berharga bagi mereka untuk "mengisi ulang baterai". Di atas matras kecil, para ibu, istri, dan perempuan untuk sementara waktu mengesampingkan segala kekhawatiran, kembali pada diri mereka sendiri, dengan setiap tarikan napas dan gerakan lembut. Ketika yoga menjadi kebiasaan, yoga bukan lagi sekadar olahraga, melainkan gaya hidup. Sebuah kebiasaan yang lembut namun ampuh yang membantu perempuan "menyembuhkan" kelelahan, mendapatkan kembali energi positif dalam hidup, dan juga menyampaikan pesan bahwa perempuan berhak menjalani hidup yang sehat, indah, dan bahagia.
Artikel dan foto: Tran Hang
Sumber: https://baothanhhoa.vn/khi-yoga-tro-thanh-thoi-quen-nbsp-song-khoe-voi-phu-nu-257847.htm
Komentar (0)