Musim tiba, membawa serta bunga pinang.
Sayap capung yang terbelah oleh angin tampak diwarnai dengan warna-warna matahari siang.
Tanyakan apakah musim panas sudah tiba.
Bunga crape myrtle berguguran dengan lembut seolah-olah sudah direncanakan.
Ilustrasi: HN. |
Suara siapa yang melambung tinggi ke langit?
Kata-kata cinta tetap terukir, bercampur dengan kerinduan dan kenangan.
Anak-anak bermain petak umpet di lapangan.
Burung layang-layang menebarkan bayangannya di sungai saat pergantian musim.
Gadis desa itu memiringkan dayung dan mengaduk air.
Seratus tahun kemudian, pelabuhan tua itu diterpa angin, mengibaskan helai-helai rambut seperti awan.
Aroma pedesaan masih melekat di tanganku.
Di tengah musim bunga jagung, serbuk sari beterbangan di sepanjang kedua tepian sungai.
Perahu siapa yang berlayar di tengah-tengah bait-bait puisi?
Membawakan enam hingga delapan bait, perlahan-lahan hanyut menjauh.
Gema dari tanah kelahiran ayahku
Lagu pengantar tidur dari musim yang telah berlalu masih terngiang di hatiku…
Sumber: https://baobacgiang.vn/khuc-giao-mua-postid416969.bbg






Komentar (0)