
Setelah diberi informasi dan dibujuk, masyarakat pun menurut dan membongkar bangunan-bangunan ilegal tersebut.
Bersikap proaktif dan tegas sejak awal.
Menghadapi situasi beberapa keluarga yang membangun bangunan ilegal di lahan pertanian dan menduduki lahan publik, Komite Partai dan Komite Rakyat Komune Ha Tay telah mengembangkan rencana untuk meninjau, mengumpulkan statistik pelanggaran, dan menanganinya secara tegas. Komune mengidentifikasi hal ini sebagai tugas utama yang secara langsung memengaruhi pembangunan sosial- ekonomi , lingkungan hidup, serta keamanan dan ketertiban setempat.
Pada Juli 2025, Komite Rakyat komune mengeluarkan Keputusan No. 18/QD-UBND yang membentuk kelompok kerja untuk menangani dan mencegah pelanggaran di bidang tanah dan lingkungan. Bersamaan dengan itu, mereka mengeluarkan Rencana No. 01/KH-UBND yang menguraikan peta jalan untuk peninjauan dan penanganan pelanggaran secara komprehensif, serta mendefinisikan secara jelas peran masing-masing komite, lembaga, organisasi masyarakat, dan pejabat di komune tersebut.
Setelah rencana tersebut dikeluarkan, Komite Rakyat komune melakukan peninjauan komprehensif, mendokumentasikan pelanggaran administratif dalam 22 kasus, mengeluarkan sanksi administratif dalam 9 kasus, dan menyiapkan rencana penegakan hukum bagi mereka yang sengaja menolak untuk mematuhi. Pendekatan proaktif ini menciptakan efek jera yang kuat, menunjukkan tekad pemerintah untuk memulihkan ketertiban.
Salah satu aspek penting dari pendekatan Ha Tay adalah kombinasi antara penanganan pelanggaran dan penyebaran informasi untuk mendorong masyarakat agar mematuhi hukum. Satuan tugas mengunjungi setiap keluarga, bekerja langsung dengan warga untuk menjelaskan bahwa memasuki lahan publik secara ilegal dan membangun bangunan ilegal di lahan pertanian merupakan pelanggaran hukum.
Banyak keluarga, setelah dibujuk, secara sukarela membongkar bangunan ilegal mereka. Bapak Le Dinh Trung dari desa An Lai mengatakan: “Keluarga saya membangun rumah dengan rangka baja, dikelilingi seng, dan atap yang menutupi area seluas lebih dari 44 meter persegi di lahan pertanian. Setelah diberi informasi dan dibujuk oleh pihak berwenang setempat, saya secara sukarela membongkar bangunan tersebut dan mengembalikan lahan ke keadaan semula.”
Pusat Kebudayaan dan Informasi komune juga secara berkala memperbarui situasi dan menyiarkan berita melalui pengeras suara, portal elektronik, dan media sosial, menciptakan efek domino di masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan kepatuhan hukum. Setelah rumah tangga secara sukarela membongkar bangunan ilegal, pihak berwenang komune mengambil langkah-langkah untuk melindungi lokasi tersebut dan mencegah orang melakukan pelanggaran lagi.
Buatlah saluran telepon khusus.

Intervensi tegas dari pemerintah dan berbagai organisasi membantu komune Ha Tay untuk segera mencegah pelanggaran lahan.
Salah satu prestasi penting Ha Tay adalah pembentukan saluran telepon khusus untuk menerima informasi tentang pelanggaran lahan dan sumber daya mineral. Bapak Nguyen Ton Ngoc, Kepala Dinas Ekonomi Komune Ha Tay, menyatakan: “Kami selalu memprioritaskan kampanye kesadaran masyarakat. Meskipun pemerintah komune baru dibentuk, pemerintah daerah telah menetapkan bahwa penanganan pelanggaran lahan harus tegas dan menyeluruh, tanpa pengecualian, sehingga rumah tangga yang melanggar mematuhi peraturan dan tidak ada alasan untuk perbandingan.”
Nomor telepon pejabat terkait disebarluaskan secara luas melalui pengeras suara dan media sosial. Warga dapat memberikan informasi dan segera melaporkan setiap kegiatan pelanggaran.
Pada akhir Agustus 2025, di antara pelanggaran lahan yang terdeteksi, 13 kasus melibatkan pembongkaran sukarela bangunan ilegal berkat upaya propaganda dan persuasi yang gigih dari pihak berwenang komune. Kasus-kasus lainnya mendapat dukungan dari Komite Rakyat komune berupa tenaga kerja dan peralatan untuk pembongkaran. Perlu dicatat, dalam beberapa kasus penolakan yang gigih, Komite Rakyat komune merencanakan pembongkaran paksa. Namun, melalui berbagai metode propaganda dan persuasi, keluarga-keluarga tersebut setuju untuk membongkar bangunan ilegal, sehingga menghindari perlunya pembongkaran paksa.
Sejak akhir Agustus hingga sekarang, Komune Ha Tay belum mengalami pelanggaran terkait lahan. Menurut Bapak Tran Van Tam, Ketua Komite Rakyat Komune Ha Tay, kunci pencegahan dan penanganan pelanggaran terletak pada kepemimpinan yang tegas dari Komite Partai dan pemerintah komune. Ini adalah faktor penting, yang jelas ditunjukkan melalui pembentukan kelompok kerja, penerbitan rencana spesifik, dan pembagian tanggung jawab kepada setiap pejabat dan pegawai.
"Kami berkomitmen untuk memikul tanggung jawab di tingkat akar rumput, dengan perjanjian yang ditandatangani antara kepala desa dan Ketua Komite Rakyat Komune, yang mengikat tanggung jawab atas pengelolaan lahan di dalam komunitas," kata Bapak Tam.
Dalam periode mendatang, Komite Rakyat Komune Ha Tay meminta kepala desa untuk berkoordinasi dengan organisasi masyarakat untuk menyebarluaskan informasi hukum tanah kepada setiap keluarga, dengan tegas mencegah terjadinya pelanggaran tanah sejak dini dan secara proaktif.
MINH NGUYEN
Sumber: https://baohaiphong.vn/kinh-nghiem-xu-ly-vi-pham-dat-dai-o-xa-ha-tay-521421.html
Komentar (0)