Tiongkok mempromosikan kekuatan lunak ke dunia dengan berbagai bentuk, di mana industri makanan dan minuman (F&B) menjadi bagian penting.
Setelah menjabat untuk masa jabatan keduanya, Presiden AS Donald Trump telah melakukan banyak pemotongan anggaran dan menangguhkan banyak lembaga seperti Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), yang menyebabkan para pengamat percaya bahwa Tiongkok akan menghadapi lebih sedikit persaingan dalam mengembangkan kekuatan lunak.
Kebangkitan Tiongkok
Mengenai masalah ini, pada tanggal 19 Maret, China Daily menerbitkan sebuah artikel tentang bangkitnya kekuatan lunak Tiongkok.
Artikel tersebut mengutip statistik Global 500 dari Brand Finance, yang menunjukkan bahwa jumlah merek Tiongkok dalam daftar tersebut telah meningkat dari 13 menjadi 68 dalam 17 tahun terakhir, dengan total peningkatan nilai lebih dari 23 kali lipat. Dalam kategori " sains dan teknologi canggih", indeks "inovasi teknologi terdepan" Tiongkok naik ke posisi kedua secara global. Selama empat tahun berturut-turut, Tiongkok telah menduduki peringkat teratas dalam peringkat "lingkungan bisnis superior" dan "potensi pertumbuhan masa depan".
Toko Mixue di Vietnam
Artikel tersebut juga menunjukkan bahwa produk-produk seperti gim Wukong, aplikasi kecerdasan buatan Deepseek, dan sebagainya, telah berkontribusi pada peningkatan kekuatan lunak Tiongkok. China Daily mengutip CEO Brand Finance, David Haigh, yang mengatakan bahwa peningkatan kekuatan lunak Tiongkok berasal dari investasi berkelanjutan dalam daya tarik ekonomi , keterlibatan budaya, dan stabilitas tata kelola. Pengembangan kekuatan lunak Tiongkok bukanlah sebuah sprint tunggal di satu bidang, melainkan sebuah kemajuan terkoordinasi antara ekonomi, teknologi, budaya, dan masyarakat secara keseluruhan.
Bagi Tiongkok, kekuatan lunak berfungsi sebagai citra global yang mencerminkan pencapaian dan aspirasi pembangunannya, menciptakan siklus pertumbuhan yang baik yang dipadukan dengan kekuatan keras. Penguatan kekuatan lunak dibangun di atas kekuatan keras. Seiring Tiongkok memperkuat kekuatan ekonomi dan teknologinya, Tiongkok mengubah keunggulan teknologi yang sedang berkembang menjadi wahana yang ampuh bagi narasi budaya, yang secara signifikan meningkatkan jangkauan global budayanya, menurut China Daily .
Peran industri F&B
Dalam aspek budaya pembangunan kekuatan lunak Tiongkok, industri makanan dan minuman memainkan peran penting. Tidak hanya di bidang teknologi, jaringan restoran dan minuman Tiongkok seperti es krim Mixue, teh susu Chagee, dan kopi Luckin, serta beberapa merek hotpot seperti Haidilao, berkembang pesat di negara-negara Asia Tenggara.
Merek teh susu Chagee sangat terkenal di Tiongkok
Menurut AP, Mixue telah menjadi jaringan F&B terbesar di dunia berdasarkan jumlah gerai, melampaui Starbucks dan McDonald's di AS. Per September 2024, Mixue Group memiliki lebih dari 45.000 gerai yang menjual minuman teh Mixue, es krim, dan produk kopi Lucky Cup. Sekitar 40.000 di antaranya berada di Tiongkok. Selain itu, AP mengutip riset dari Momentum Works (Singapura) Company, yang memperkirakan bahwa hingga Desember 2024, merek F&B Tiongkok telah membuka lebih dari 6.100 gerai di Asia Tenggara.
Think China, mengutip para analis, mengatakan Tiongkok telah mempromosikan citra positif dan bahkan memperluas pengaruhnya melalui kuliner di Asia Tenggara karena makanan adalah bahasa universal. Yeta Purnama, peneliti di Pusat Studi Ekonomi dan Hukum Indonesia, mengatakan: "Makanan dan Minuman cukup efektif dalam meningkatkan citra positif suatu negara. Misalnya, di Indonesia, sentimen anti-Tiongkok cukup tinggi, tetapi (bahkan) ketika mereka mengetahui bahwa Mixue adalah produk makanan dan minuman dari Tiongkok, banyak orang Indonesia yang langsung membeli produk tersebut karena viral di media sosial." "Citra positif Mixue dominan di Indonesia. Secara tidak langsung, hal ini juga membangun citra yang baik bagi Tiongkok," tambah pakar tersebut.
Seiring dengan perkembangan merek F&B, pengaruh budaya konten, mulai dari video pendek hingga film pendek, juga turut meningkat. Konten hiburan di media sosial juga turut menciptakan resonansi yang efektif. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan lunak Tiongkok di mata dunia.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/la-bai-am-thuc-trong-quyen-luc-mem-cua-trung-quoc-185250323223558441.htm
Komentar (0)