Saya berusia 17 tahun, wajah saya memproduksi banyak minyak. Saya sudah menggunakan pembersih wajah dan beberapa kosmetik, tetapi tidak ada perbaikan. Mohon beri tahu saya cara mengatasinya. (Tuan Anh, Binh Duong )
Membalas:
Kulit berminyak disebabkan oleh kelenjar sebasea yang memproduksi terlalu banyak sebum. Ciri-ciri umumnya adalah kulit yang sering berminyak, berkilau, pori-pori besar, komedo, dan jerawat. Kulit berminyak umum terjadi pada pria, terutama remaja, dan dapat diatasi dengan cara-cara berikut.
Mencuci wajah dengan benar setiap pagi, malam, dan setelah berolahraga membantu menghilangkan minyak berlebih dan kotoran dari kulit Anda. Pilih pembersih wajah yang sesuai untuk kulit berminyak, berjerawat, atau sensitif, dan hindari menggosok terlalu keras karena dapat menyebabkan iritasi. Setelah mencuci wajah, Anda dapat mengoleskan air mawar pada zona T untuk menyeimbangkan pH dan mengencangkan pori-pori.
Pilih produk perawatan kulit cair yang ringan dan bebas minyak . Anda dapat menggabungkan pembersih dengan penghapus riasan untuk pembersihan mendalam. Gunakan pelembap untuk kulit berminyak setiap hari untuk membantu menyeimbangkan kelembapan dan mengurangi produksi sebum. Gunakan produk tambahan yang mengandung BHA, retinoid, sulfur, niasinamida, seng, dan sebagainya untuk mencegah produksi minyak berlebih.
Orang dengan kulit berminyak rentan berjerawat. Foto: Freepik
Gunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan untuk mencegah efek buruk sinar matahari. Pilih produk yang mengandung zinc oxide dan titanium dioxide, dengan SPF 30 hingga 50. Jangan gunakan tabir surya yang mengandung minyak atau pewangi.
Gunakan kertas minyak dengan menekannya perlahan ke wajah dan menahannya selama beberapa detik untuk menyerap minyak berlebih. Mengusap kertas terlalu cepat tidak akan menghilangkan semua minyak berlebih.
Lakukan eksfoliasi 1-2 kali seminggu untuk mengangkat kotoran, membuka pori-pori, dan mencegah jerawat. Hindari menyentuh wajah karena dapat menyebarkan kotoran dan bakteri ke wajah. Sentuh wajah hanya dengan tangan bersih.
Pola makan yang wajar , batasi makanan manis, berlemak, produk susu, makanan pedas, dan makanan berminyak. Sebaiknya tambahkan sayuran seperti wortel, tomat, bayam, kiwi, dan apel. Minum cukup air untuk menghidrasi, hindari dehidrasi yang dapat menyebabkan kulit kering dan pecah-pecah.
Produksi minyak oleh kelenjar sebasea merupakan fungsi normal tubuh. Namun, jika berlebihan, akan berdampak buruk pada kulit.
Penyebabnya mungkin karena perubahan hormon, yang sering terjadi selama masa pubertas, kehamilan, menstruasi, dan menopause. Kebiasaan mengonsumsi makanan pedas dan berminyak; stres juga meningkatkan produksi sebum. Perawatan kulit yang tidak tepat; penggunaan kosmetik yang tidak tepat; dampak lingkungan; efek samping obat-obatan (pil KB, diuretik, dll.) juga menyebabkan kulit berminyak.
Untuk memperbaiki kondisi tersebut, Anda sebaiknya mengunjungi fasilitas kesehatan yang tepercaya. Dokter akan memeriksa kondisi kulit Anda dan menyarankan perawatan serta pengobatan yang tepat.
MD.CKI Nguyen Thi Kim Dung
Departemen Dermatologi - Estetika Kulit, Rumah Sakit Umum Tam Anh, Kota Ho Chi Minh
Pembaca dapat mengajukan pertanyaan tentang dermatologi dan perawatan kulit kosmetik di sini untuk mendapatkan jawaban dari dokter.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)