Selama berabad-abad, pengobatan tradisional telah menyebutkan biji wijen hitam karena kemampuannya untuk merevitalisasi rambut, mendukung fungsi hati dan ginjal, menyehatkan darah, dan meningkatkan pencernaan, menurut situs berita medis News Medical.
Dalam pengobatan tradisional, biji wijen hitam sangat dihargai karena khasiatnya yang membersihkan dan sering dimasukkan ke dalam perawatan rambut dan kulit.

Biji wijen hitam membantu merevitalisasi rambut dan mendukung fungsi hati dan ginjal.
Foto: AI
Sumber protein, lipid, dan mineral yang kaya.
Biji wijen hitam merupakan sumber protein, lipid, mineral, dan pigmen hitam yang kaya. Biji ini juga kaya akan karbohidrat, vitamin E, dan metabolit sekunder seperti lignan, saponin, dan flavonoid, yang semuanya meningkatkan kesehatan kardiovaskular, mengatur metabolisme, dan mendukung fungsi sel.
Dua sendok makan biji wijen hitam mengandung sekitar 3-4 gram asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda, yang keduanya merupakan lemak sehat. Biji wijen hitam juga kaya akan protein, serat, dan mineral seperti kalsium, magnesium, fosfor, tembaga, seng, dan zat besi.
Biji wijen hitam kaya akan senyawa fenolik dan nutrisi penting, termasuk kalsium, zat besi, dan magnesium. Biji wijen hitam kaya akan vitamin B1, B6, dan E, serta lignan dengan sifat antioksidan yang membantu mengurangi stres oksidatif.
Penelitian tentang manfaat biji wijen hitam
Penelitian menunjukkan bahwa biji wijen hitam dapat mendorong pertumbuhan rambut dan mengurangi uban, memperkuat tulang, meningkatkan elastisitas kulit, dan meningkatkan retensi kelembapan. Biji wijen hitam juga berkontribusi pada peningkatan kesehatan kardiovaskular dengan menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, serta memberikan manfaat perlindungan bagi hati dan ginjal.

Biji wijen hitam membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol.
Meningkatkan kesehatan kardiovaskular. Lignan dalam biji wijen hitam membantu menurunkan kolesterol total, kolesterol jahat, dan trigliserida, yang semuanya mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, menurut News Medical.
Penelitian menunjukkan bahwa penderita tekanan darah tinggi yang mengonsumsi 2,5g biji wijen hitam setiap hari mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebesar 6% dalam sebulan. Demikian pula, sebuah studi tahun 2012 melaporkan bahwa penderita lipid darah tinggi yang mengonsumsi 40g biji wijen hitam kupas setiap hari selama dua bulan mengalami penurunan kolesterol jahat sebesar 10% dan penurunan kadar trigliserida sebesar 8%. Lebih lanjut, tinjauan sistematis menemukan bahwa 5 dari 7 studi klinis menemukan biji wijen hitam secara signifikan memperbaiki kadar tekanan darah.
Efek antioksidan dan antiinflamasi. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi biji wijen hitam dapat meningkatkan kadar antioksidan dalam darah. Sebuah studi selama 8 minggu menunjukkan bahwa tikus yang mengonsumsi 1-2 mL/kg biji wijen hitam setiap hari mengalami peningkatan resistensi insulin dengan menurunkan kadar glukosa dan insulin serum, serta mengurangi peradangan hati dan penumpukan lemak.
Uji klinis juga menunjukkan bahwa mengonsumsi kapsul yang mengandung 2,5 g biji wijen hitam setiap hari selama 4 minggu secara signifikan mengurangi penanda stres oksidatif. Studi lain menemukan bahwa pasien penyakit ginjal yang mengonsumsi 18 g biji rami bersama dengan 6 g biji labu dan biji wijen hitam setiap hari selama 3 bulan mengalami penurunan penanda inflamasi sebesar 51-79%.
Untuk kulit yang cantik. Sebuah studi tahun 2011 melaporkan bahwa minyak wijen dapat mencegah hingga 30% penyerapan radiasi UV, yang menyebabkan kulit terbakar, keriput, dan penuaan dini pada kulit.
Singkatnya, biji wijen hitam kaya akan nutrisi dan membantu meningkatkan kesehatan jantung, hati, ginjal, otak, dan kulit.
Sumber: https://thanhnien.vn/loai-hat-nho-ma-co-vo-bao-ve-tim-gan-than-nao-da-185250606205850611.htm







Komentar (0)