Rambutan adalah buah tropis asli Asia Tenggara, termasuk Vietnam. Warnanya merah dan hijau, ditutupi rambut, dan sering digambarkan menyerupai bulu babi. Di negara kami, musim rambutan berlangsung dari April hingga Juni.
Jangan tertipu oleh penampilannya, di dalam rambutan terdapat daging buah yang lembut, manis, dan asam, lezat, dan bergizi. Rambutan kaya akan serat, vitamin, mineral, dan fitonutrien yang bermanfaat bagi kesehatan.
Manfaat makan rambutan
Rambutan merupakan sumber vitamin C, mineral, dan senyawa nabati yang baik. Akar dan kulit kayunya telah digunakan di berbagai negara untuk mengobati demam dan penyakit.
Sumber vitamin C yang baik
Seperti banyak buah lainnya, rambutan merupakan sumber vitamin C yang baik. Vitamin yang larut dalam air ini membantu penyerapan zat besi, berperan dalam fungsi kekebalan tubuh, penyembuhan luka, produksi kolagen, dan merupakan antioksidan yang kuat.
Angka kecukupan gizi untuk vitamin C adalah 90 mg untuk pria dan 75 mg untuk wanita. 150 gram rambutan menyediakan sekitar 8-10% dari kebutuhan vitamin C harian Anda.
Serat meningkatkan kesehatan usus
Buah-buahan mengandung serat, yang meningkatkan keteraturan dan pembuangan usus. Serat merupakan nutrisi penting, dan asupan serat yang cukup telah dikaitkan dengan kesehatan metabolisme yang lebih baik, penurunan risiko kanker tertentu, obesitas, penyakit jantung, dan sebagainya.
Mengoptimalkan asupan serat juga membantu meningkatkan flora usus (bakteri baik). Memiliki lebih banyak bakteri baik membantu mengendalikan bakteri jahat. Kadar bakteri jahat yang lebih tinggi daripada bakteri baik disebut disbiosis dan telah dikaitkan dengan sejumlah dampak kesehatan yang merugikan.
Untungnya, makan lebih banyak rambutan dapat membantu Anda mengatasi masalah ini.
Mengandung mangan dan tembaga
Rambutan mengandung mikronutrien mangan dan tembaga. Mangan berperan penting dalam beberapa enzim yang terlibat dalam pembentukan tulang serta metabolisme karbohidrat dan lemak.
Tembaga, mineral penting, juga merupakan kofaktor beberapa enzim dan terlibat dalam produksi energi, metabolisme zat besi, sintesis jaringan ikat, dan sintesis neurotransmitter.
Manfaat potensial lainnya
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kulit dan ekstrak buah rambutan mengandung senyawa yang berasal dari tumbuhan (seperti korilagin, asam ellagik, dan geraniin). Senyawa-senyawa ini mungkin bermanfaat bagi kadar gula darah (glukosa) dan mekanisme perlindungan lainnya, seperti: efek antibakteri, antiinflamasi, antikanker, dan kardioprotektif...
Catatan saat makan rambutan
Jika Anda alergi terhadap rambutan, Anda sebaiknya tidak memakannya.
Anda mungkin juga perlu menghindarinya jika Anda alergi terhadap buah terkait, seperti leci.
Jika Anda memiliki sindrom iritasi usus besar dan harus menjalani diet rendah FODMAP, rambutan mungkin bukan untuk Anda.
Sumber dan foto: Verywell Health
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)