Risiko kenaikan berat badan bukan berasal dari kopi itu sendiri atau sedikit garam, tetapi dari bahan tambahan berenergi tinggi lainnya yang termasuk dalam resep. Risiko kenaikan berat badan bahkan lebih tinggi jika Anda minum kopi asin secara teratur.
Mengapa kopi asin berisiko menyebabkan kenaikan berat badan?
Lemak: Resep kopi asin mengandung sejumlah besar krim atau keju/krim keju. Ini adalah faktor kunci dalam menciptakan busa lembut yang khas di permukaan kopi. Krim atau krim keju merupakan sumber lemak jenuh yang tinggi.
Setiap sendok krim kocok dapat mengandung 50-100 kalori, sebagian besar berasal dari lemak. Setelah dikocok, lapisan krim ini dapat memberikan 150-300 kalori, atau bahkan lebih dari secangkir kopi asin biasa, tergantung pada ukuran dan ketebalan lapisan krim. Kandungan kalori lemak dua kali lebih tinggi daripada karbohidrat dan protein. Oleh karena itu, menambahkan lemak pekat meningkatkan jumlah total kalori minuman hingga tingkat yang dengan mudah melebihi kalori camilan.
Gula dan susu kental manis: Sebagian besar resep kopi asin juga menggunakan susu kental manis atau sirup gula untuk menyeimbangkan rasa asin dan pahit dengan rasa manis. Susu kental manis merupakan sumber karbohidrat olahan dan lemak. Penambahan susu kental manis meningkatkan kandungan gula cair, yang diserap dengan cepat oleh tubuh.
Respons insulin: Gula yang diserap dengan cepat menyebabkan lonjakan insulin. Insulin adalah hormon penyimpan lemak. Ketika kadar gula darah terlalu tinggi, insulin mengubah kelebihan gula ini menjadi lemak yang disimpan.
Dampak akumulasi kalori: Kopi asin adalah contoh utama dari "kalori cair." Kalori dari minuman ini tidak memberikan rasa kenyang yang sama seperti kalori dari makanan padat karena kurangnya serat dan waktu pencernaan yang lebih cepat.
Jika secangkir kopi asin mengandung sekitar 350-450 kalori, di samping asupan makanan normal Anda, mengonsumsi satu cangkir sehari akan menambah 350 kalori/hari x 7 hari/minggu. Ini berarti Anda tanpa sadar mengonsumsi tambahan 2.450 kalori per minggu.
Secara matematis, untuk setiap 7.700 kalori berlebih yang dikonsumsi, tubuh akan bertambah berat badan 1 kg. Mengonsumsi 2.450 kalori berlebih per minggu berarti potensi penambahan berat badan sekitar 1 kg setiap 3 minggu, dengan asumsi tidak ada perubahan lain pada pola makan.

Cara menikmati kopi asin tanpa menambah berat badan
Kopi asin adalah minuman yang menarik, dan Anda tidak perlu sepenuhnya meninggalkan kecintaan Anda padanya. Namun, resepnya perlu disesuaikan agar tetap mempertahankan cita rasa khasnya sekaligus meminimalkan kalori.
Kendalikan kandungan lemak: Ini adalah bahan dengan kalori tertinggi. Ganti dengan susu nabati tanpa pemanis (seperti susu almond atau susu oat) untuk dasar krimnya. Alih-alih krim kental, gunakan susu skim tanpa pemanis dan kocok dengan sedikit garam laut dan pemanis tanpa kalori. Busa ini akan memberikan rasa dan tekstur asin sekaligus mengurangi kandungan lemak secara signifikan dan mempertahankan cita rasa khas kopi asin.
Jika tidak bisa dihilangkan, tambahkan sedikit sekali krim/keju sebagai topping. Ganti susu kental manis dengan sedikit pemanis tanpa kalori untuk menyeimbangkan rasa pahit kopi. Jika susu kental manis harus digunakan, tambahkan hanya sedikit, atau ganti dengan susu nabati tanpa pemanis dengan rasa manis alami.
Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan sedikit bubuk kakao tanpa pemanis untuk meningkatkan rasa tanpa menambah banyak kalori.
Keseimbangan nutrisi secara keseluruhan: Jika Anda telah mengonsumsi kopi asin "rendah lemak" (rendah kalori), sesuaikan makanan Anda yang lain sepanjang hari untuk mempertahankan defisit kalori.
Pastikan sarapan Anda kaya protein (telur, yogurt Yunani) untuk mempertahankan rasa kenyang, sehingga menangkal "kurang kenyang" akibat minuman tersebut. Perlakukan kopi asin Anda sebagai camilan utama, bukan hanya minuman pendamping. Jika Anda telah mengonsumsi 150 kalori dari kopi asin, Anda harus mengurangi 150 kalori dari makanan lain.
Cara minum kopi: Seberapa pun Anda menyukai minuman ini, Anda tidak boleh meminumnya setiap hari, bahkan jika Anda telah mengatur asupan kalori dengan baik. Sebaiknya minum kopi hanya 1-2 kali seminggu sebagai suguhan; hindari meminumnya di malam hari; lebih baik meminumnya di pagi hari agar tubuh Anda memiliki waktu untuk membakar kalori dan gula yang dikonsumsi sepanjang hari.
Menikmati kopi asin tanpa menambah berat badan sangat mungkin dilakukan jika Anda mengganti lemak jenuh dan gula olahan dengan pilihan yang lebih rendah kalori dan lebih bergizi. Dengan mengontrol bahan-bahan "pembentuk lemak" secara cermat, Anda dapat menikmati cita rasa unik ini sambil tetap menjaga bentuk tubuh yang langsing.
Sumber: https://baohatinh.vn/luu-y-can-biet-cho-nguoi-thich-uong-ca-phe-muoi-post299842.html








Komentar (0)