Berikut beberapa kemungkinan penyebab lingkaran hitam di bawah mata, menurut situs kesehatan Onlymyhealth .
Kekurangan vitamin C
Vitamin C adalah antioksidan kuat yang dapat mendukung produksi kolagen. Kolagen adalah protein yang membantu menjaga elastisitas kulit.
Ketika terjadi kekurangan vitamin C, produksi kolagen menurun, membuat kulit lebih rentan dan menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata. Pembuluh darah di bawah mata menjadi lebih terlihat karena elastisitas kulit menurun.
Beberapa makanan yang mengandung vitamin C antara lain buah jeruk, paprika, stroberi, brokoli, kubis, dan kentang.
Jeruk kaya akan vitamin C, yang baik untuk kulit.
Kekurangan vitamin A
Vitamin A sangat penting untuk kesehatan kulit karena mendorong pergantian sel. Secara spesifik, vitamin A membantu kulit melepaskan sel-sel tua dan menciptakan sel-sel baru.
Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kulit kering, bersisik, dan bahkan lingkaran hitam di bawah mata.
Untuk menambah asupan vitamin A, Anda perlu mengonsumsi lebih banyak keju, telur, minyak ikan, susu, yogurt, hati, dan lain sebagainya.
kekurangan zat besi
Zat besi sangat penting untuk mengangkut oksigen dalam darah. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, kulit pucat, dan lingkaran hitam yang menonjol di bawah mata.
Hati, daging merah, kacang-kacangan, dan buah-buahan kering merupakan sumber zat besi yang baik untuk tubuh.
Kekurangan vitamin K
Kekurangan vitamin K dapat menyebabkan sirkulasi darah yang buruk, sehingga darah menumpuk di bawah mata dan menimbulkan lingkaran hitam.
Beberapa sumber vitamin K yang baik antara lain brokoli dan bayam, minyak sayur, dan sereal.
Oleh karena itu, cara terbaik untuk mencegah dan mengatasi lingkaran hitam di bawah mata adalah dengan mengisi kembali kekurangan nutrisi tubuh dari dalam. Dengan memberi nutrisi yang tepat pada tubuh, Anda akan mendapatkan kulit yang sehat dan bercahaya serta terhindar dari lingkaran hitam.
Tautan sumber






Komentar (0)