Selain meringankan beban petani lokal, mesin-mesin yang diciptakan oleh Bapak Nguyen Quang Chi juga diekspor ke luar negeri, yang semakin menegaskan bakat dan kecerdasan masyarakat Vietnam.
Sebagai anak bungsu dari lima bersaudara, Bapak Chi sering menemani ayahnya membajak sawah untuk disewakan kepada penduduk desa. Masa kecilnya sangat terkait dengan budidaya padi, dan tumbuh dewasa menyaksikan kesulitan yang dialami orang tuanya di bawah terik matahari sawah menanamkan dalam dirinya keinginan untuk menemukan cara meringankan penderitaan para petani.
Pada tahun 2004, keluarga Bapak Chi membeli mesin pemanen gabungan untuk menyediakan jasa karena mekanisasi pertanian secara bertahap mulai berkembang di distrik tersebut. Menyadari bahwa mekanisasi produksi merupakan tren yang tak terhindarkan, Bapak Chi memutuskan untuk mengimpor mesin pemanen gabungan untuk dijual.
“Sekitar tahun 2007, mesin pemanen padi impor terus mengalami kerusakan dan tidak ada suku cadang yang tersedia, jadi saya memutuskan untuk membeli mesin dan peralatan untuk memproduksi suku cadang sendiri. Melihat alat-alat yang mudah didapatkan, saya mencoba-coba dan berhasil merakit kendaraan pengangkut padi pertama saya,” cerita Bapak Chi.
Traktor pertanian yang diproduksi oleh Bapak Nguyen Quang Chi, dengan kapasitas muat 5 ton, telah diekspor ke luar negeri.
Menyadari bahwa tanah di Tan Hiep, serta di provinsi-provinsi lain di Delta Mekong, lemah dan berlumpur karena penanaman padi tiga kali setahun, sehingga menyulitkan traktor padi beroda karet untuk terjebak di lumpur dan bergerak, Bapak Chi mencari cara untuk mengatasi kekurangan traktor padi tersebut.
"Kebutuhan adalah ibu dari penemuan," dan dengan kecerdasan serta kreativitas seorang petani, Bapak Chi menyimpulkan bahwa hanya dengan mengganti roda karet dengan sistem trek dengan permukaan kontak yang lebar, traktor dapat bergerak dengan lancar di semua medan. Dengan peningkatan ini, traktor padi milik Bapak Chi mampu menghindari terjebak di lingkungan berlumpur, terutama di sawah dengan tanah yang lemah atau tergenang air.
Traktor padi milik Bapak Chi memiliki berat 2,06 ton, kapasitas muat 5 ton, dan ditenagai oleh mesin diesel 56kW/2.400 rpm/75HP. Transmisi mekanisnya memiliki 6 gigi maju dan 2 gigi mundur, memungkinkan kontrol kecepatan yang fleksibel. Yang menarik, Bapak Chi telah meningkatkan traktor ini dengan sistem pengangkat hidrolik satu arah yang secara otomatis menaikkan dan menurunkan traktor saat menemui hambatan. Mesin ini telah diperiksa dan disertifikasi oleh otoritas terkait untuk memenuhi standar internasional ISO 9001:2015. Bapak Chi saat ini sedang menyelesaikan prosedur untuk mendaftarkan hak kekayaan intelektual untuk produknya.
Traktor pertanian ini diciptakan oleh Bapak Nguyen Quang Chi setelah menambahkan komponen untuk menggali parit dan membangun tanggul.
Untuk mewujudkan hasratnya akan inovasi, Bapak Chi berinvestasi pada bengkel mekanik seluas 6.500 m² , beserta sistem manufaktur robotik dan teknologi produksi yang diimpor dari negara-negara maju di seluruh dunia . Bapak Chi menyatakan bahwa ia akan fokus pada pengembangan pasar domestik untuk traktor beroda rantai secara intensif, meningkatkan kapasitas produksi bengkel dari 2 mesin/hari menjadi 3 mesin/hari.
Pada awal Tahun Kelinci 2023, Hoang Giang Production, Trading and Import-Export Company Limited, milik Bapak Nguyen Quang Chi, berhasil mengekspor 18 traktor dan mesin pengolah tanah beroda rantai ke pasar Filipina dalam dua kontainer, memenuhi sebuah pesanan. Ini adalah traktor pertanian yang telah disempurnakan dengan fungsi 2-in-1, yang mengintegrasikan pengangkutan produk pertanian dan menghubungkan berbagai alat pengolahan tanah sebelum penanaman.
Pak Chi berkata: "Saya menambahkan rangka untuk menggali parit, mengolah tanah, dan membangun tanggul, mengintegrasikan berbagai fungsi ke dalam traktor padi sehingga petani dapat melakukan lebih banyak pekerjaan, menghemat tenaga kerja dan biaya. Mesin ini saat ini sedang menjalani uji coba di lapangan."
Teks dan foto: DONG HUNG
Tautan sumber







Komentar (0)