Hampir setahun telah berlalu sejak Mbappe meninggalkan PSG untuk Real Madrid, membawa serta harapan untuk memenangkan Liga Champions bersama klub kerajaan Spanyol tersebut. Namun, musim ini, "Elang Putih" tersingkir di perempat final setelah kalah dari Arsenal 1-5 dalam dua leg.

Meskipun penampilannya mengesankan, Mbappe belum juga mewujudkan mimpinya bersama Real Madrid (Foto: Getty).
Sebaliknya, setelah berpisah dengan bintang-bintang seperti Lionel Messi, Neymar, dan Mbappe, banyak yang mengira PSG akan kesulitan tanpa begitu banyak bintang di skuad mereka. Namun, klub Paris tersebut telah mencapai kesuksesan yang tak terduga bahkan tanpa nama-nama besar tersebut.
Tim asuhan Luis Enrique menyelesaikan quadruple musim ini setelah memenangkan Ligue 1, Piala Prancis, Piala Super Prancis, dan Liga Champions UEFA. Mereka menjadi tim Prancis kedua yang memenangkan Liga Champions setelah Olympique Marseille pada tahun 1993.
Setelah kemenangan gemilang ini, Mbappe memposting pesan di akun Instagram pribadinya untuk mengucapkan selamat kepada mantan timnya. "Hari besar yang ditunggu-tunggu semua orang akhirnya tiba, dengan kemenangan yang benar-benar mencerminkan semangat tim PSG. Ucapan selamat terdalam saya untuk seluruh tim," tulis Mbappe.
Sebagai pemain kunci bagi PSG, striker Prancis ini mencetak rekor dengan 255 gol dan 108 assist dalam 296 pertandingan, membantu klub memenangkan 6 gelar Ligue 1, tiga Piala Prancis, dua Piala Liga Prancis, dan tiga Piala Super Prancis.
Di musim terakhirnya di Parc des Princes, Mbappe mencetak 43 gol dan memberikan sepuluh assist dalam 46 penampilan di semua kompetisi. Ia memenangkan Ligue 1, Piala Super Prancis, dan mencapai final Piala Prancis bersama tim tersebut, tetapi gagal mengangkat trofi Liga Champions, kalah dari Dortmund di semifinal.
Di Real Madrid, Mbappe memberikan penampilan yang mengesankan, tetapi ia belum memenangkan gelar besar bersama tim tersebut. Sementara itu, PSG mencetak sejarah dengan meraih treble yang bersejarah.

Mbappe menjadi pencetak gol terbanyak di La Liga pada musim pertamanya bersama Real Madrid dengan 28 gol (Foto: Getty).
Mungkin dengan Mbappe di dalam skuad, PSG masih bisa meraih hasil bagus, atau bahkan lebih baik, berkat kepemimpinan terampil dari pelatih Enrique. Namun, kenyataannya tim Prancis ini masih bisa mencapai keajaiban bahkan tanpa pemain bintang ini dalam susunan pemain.
Mbappe masih punya banyak waktu untuk mewujudkan mimpinya memenangkan Liga Champions. Namun, menyaksikan mantan timnya meraih treble akan menjadi momen yang tak terlupakan dan juga motivasi bagi pemain Prancis itu untuk terus mengejar mimpinya.
Sumber: https://dantri.com.vn/the-thao/mbappe-phan-ung-khi-psg-gianh-chuc-vo-dich-champions-league-20250601084905174.htm








Komentar (0)