Michelin mengungkap rencana perjalanan 2 hari untuk mencoba semua restoran terbaik di Kota Ho Chi Minh.
Báo Lao Động•15/07/2024
Dengan waktu dua hari di Kota Ho Chi Minh, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati beragam kuliner jalanan yang kaya dan lezat.
Kota Ho Chi Minh terkenal dengan makanan jalanannya yang berkualitas tinggi dengan harga terjangkau, menurut Michelin. Kota berpenduduk 10 juta jiwa ini memiliki puluhan ribu warung, kedai makan, dan restoran. Wisatawan dapat merujuk pada rencana perjalanan kuliner 2 hari yang disarankan dari panduan Michelin untuk sepenuhnya menikmati beragam dan kaya kuliner sambil tetap melestarikan banyak aspek tradisional kota ini. Hari 1: Memulai hari dengan semangkuk pho panas adalah pilihan yang sempurna. Terletak di Jalan Pasteur, Distrik 1, Pho Minh, yang berusia lebih dari 70 tahun, adalah tempat makan favorit bagi banyak penikmat kuliner. Pho di sini memiliki cita rasa otentik Thailand Utara tetapi sedikit dimodifikasi agar sesuai dengan selera Thailand Selatan. Kaldunya manis dan gurih. Restoran ini juga menyajikan sayuran, tauge, dan berbagai saus cabai dan saus hoisin. Fitur istimewanya adalah restoran ini juga menjual pate chaud, yogurt, dan minuman buatan sendiri. Namun, pengunjung perlu bangun pagi untuk menikmati Pho Minh, karena seringkali restoran kehabisan bahan makanan pada pukul 10 pagi.
Pho Minh telah beroperasi selama lebih dari 70 tahun dan sangat populer di kalangan masyarakat Saigon. Foto: Panduan Michelin
Warung nasi ketan ayam di Jalan Nguyen Trung Truc, dekat Pasar Ben Thanh, dan es kopi susu adalah pilihan tepat untuk makan siang. Hidangan-hidangan ini mudah dipilih dan tetap mengenyangkan. Menurut Michelin, pengunjung sebaiknya mempertimbangkan untuk menikmati makan malam di restoran Bep Me In – tempat yang nyaman dan khusus menyajikan hidangan tradisional Vietnam. Salah satu hidangan paling populer adalah banh xeo (panekuk gurih Vietnam) dengan isian udang, daging babi, dan tauge yang melimpah. Pengunjung juga dapat mencoba hidangan tradisional lainnya seperti tumis kangkung, ayam rebus, dan daging babi rebus. Hari ke-2 : Selain pho, nasi pecah adalah pilihan yang tepat untuk sarapan. Terletak di Jalan Dang Van Ngu, Distrik Phu Nhuan, Ba Ghien Broken Rice adalah satu-satunya restoran nasi pecah yang dianugerahi penghargaan Bib Gourmand 2024 atas cita rasanya yang lezat dan harganya yang terjangkau. Ini juga dianggap sebagai "spesialisasi" yang wajib dicoba saat mengunjungi Kota Ho Chi Minh.
Nasi pecah (Com Tam) adalah salah satu hidangan yang wajib dicoba saat mengunjungi Kota Ho Chi Minh. Foto: Panduan Michelin
Makan siang di restoran Ibu Lieng, yang terkenal dengan daging sapi yang dibungkus daun sirih, pasti akan membuat Anda terkesan. Selain itu, restoran ini juga menawarkan beragam menu masakan Vietnam seperti daging panggang, lumpia, telinga babi rebus, dan lain-lain. Untuk mengakhiri perjalanan kuliner, Michelin menyarankan untuk mengunjungi Kedai Mie Hong Phat untuk menikmati sup mie ala Phnom Penh. Sup mie ala Phnom Penh berasal dari Kamboja dan telah diadaptasi oleh Ibu Nguyet, pemilik Kedai Mie Hong Phat, agar sesuai dengan selera dan preferensi Vietnam. Kaldu direbus dari tulang babi selama hampir 12 jam bersama dengan udang segar, jeroan babi, telur puyuh, dan banyak lagi. Rasa yang kaya dan unik ini tak terlupakan.
Warung mie Hong Phat telah memenangkan penghargaan Bib Gourmand selama dua tahun berturut-turut berkat makanannya yang lezat dan harganya yang terjangkau. Foto: Michelin Guide
Komentar (0)