Pada tanggal 3 Juni, berita dari Universitas Can Tho menunjukkan bahwa Departemen Produksi Tanaman dan Perlindungan Tanaman (Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup) telah mengeluarkan keputusan yang mengakui varietas padi Nong Dan 2 untuk diedarkan di wilayah Delta Mekong, yang telah didaftarkan oleh universitas tersebut.
Varietas padi ini dipelajari oleh tim penulis yang terdiri dari Huynh Quang Tin, Nguyen Hoang Khai, Nguyen Huu Loi, Nguyen Hong Cuc, Shivali Sharma, dan Benjamin Kilian.

Varietas padi Nong Dan 2 sedang diuji coba di komune Hoa An, kota Can Tho.
FOTO: DISEDIAKAN OLEH PENULIS
Menurut Profesor Madya Huynh Quang Tin, yang mewakili tim peneliti, Nong Dan 2 adalah varietas padi murni yang diteliti dan diuji di Delta Mekong, yang memiliki karakteristik luar biasa dalam hal pertumbuhan, hasil panen, kualitas, dan kemampuan beradaptasi dengan kondisi pertanian di wilayah tersebut.
Varietas padi baru ini memiliki bibit yang kuat, waktu berbunga yang terkonsentrasi, keseragaman di lapangan yang tinggi, kemunculan malai yang lengkap, dan tanaman yang kokoh, yang membantu mengurangi rebah selama budidaya. Musim tanamnya adalah 95-100 hari pada tanaman musim dingin-semi dan 100-105 hari pada tanaman musim panas-gugur.
Tanaman ini mencapai ketinggian sekitar 100-105 cm, dengan 7-9 malai efektif per rumpun, 90-100 butir per malai, dan berat 1.000 butir sebesar 25-26 gram. Hasil uji coba menunjukkan bahwa varietas ini menghasilkan 60,4-69,2 kuintal/hektar pada musim semi-musim dingin. Dari segi produk jadi, varietas Nong Dan 2 menghasilkan beras putih, lembut, dengan rasa yang enak dan aroma yang ringan.
Dengan disetujuinya peredaran varietas padi Nong Dan 2 oleh Departemen Produksi Tanaman dan Perlindungan Tanaman, varietas ini berlaku untuk peredaran selama 20 tahun dan diizinkan untuk digunakan pada musim semi-musim dingin dan musim gugur-musim panas di provinsi dan kota-kota di Delta Mekong.
Menurut Universitas Can Tho, persetujuan varietas padi Nong Dan 2 untuk diedarkan merupakan pencapaian penting dalam penelitian dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang produksi pertanian, yang membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi ekonomi . Penelitian ini juga penting dalam menambah sumber benih baru untuk produksi, berkontribusi dalam menjamin ketahanan pangan, beradaptasi dengan perubahan iklim, dan mengarah pada pembangunan pertanian berkelanjutan di wilayah Delta Mekong khususnya.
Sumber: https://thanhnien.vn/mot-giong-lua-moi-duoc-cap-phep-luu-hanh-tai-dbscl-185260603140803968.htm








Komentar (0)