Jembatan budaya yang menghubungkan berbagai komunitas.
Saat ini, dari kota hingga daerah pedesaan, suasana Festival Pertengahan Musim Gugur dipenuhi dengan lampion yang mempesona, tawa riang, dan terutama suara gendang tari singa yang menggelegar. Tidak seperti pertunjukan budaya pada umumnya, tari singa menawarkan daya tarik khusus karena tingkat interaksinya yang tinggi, perpaduan harmonis antara suara, cahaya, dan gerakan. Ketika gendang berbunyi, penonton terpesona oleh lompatan singa yang kuat namun anggun: terkadang riang dan nakal, terkadang agung dan perkasa. Menemani singa adalah patung Ông Địa (Dewa Bumi) dengan senyum cerahnya, perut buncitnya, dan kipas daun palemnya, memimpin jalan dan membawa tawa riang bagi para penonton.
Lebih dari sekadar hiburan, barongsai berfungsi sebagai jembatan budaya. Orang dewasa mengenang masa kecil mereka, sementara anak-anak dengan penuh antusias menantikan setiap gerakan anggun, menumbuhkan apresiasi yang lebih dalam terhadap persatuan keluarga dan identitas nasional.
Di komune Nam Dong Hung, Grup Tari Barongsai Hung Anh Duong turut menambah kebahagiaan masyarakat. Didirikan pada tahun 2021 dengan 20 anggota muda, grup ini dengan cepat menjadi sorotan dalam program budaya lokal. Sedikit orang yang tahu bahwa untuk menciptakan pertunjukan yang hanya berdurasi 7-10 menit namun penuh energi dan daya tarik, para anggota harus berlatih dengan tekun. Hung Anh, pemimpin grup, berbagi: "Para anggota berlatih empat kali seminggu, mulai dari posisi dan gerakan hingga irama drum, semuanya harus terkoordinasi dengan sempurna. Melihat anak-anak bersorak dan bertepuk tangan, semua kelelahan kami hilang."
Setiap Festival Pertengahan Musim Gugur adalah waktu tersibuk dalam setahun. Dari awal Agustus dalam kalender lunar hingga bulan purnama, jadwal tim hampir sepenuhnya penuh, dengan hari-hari perjalanan yang terus menerus, makan terburu-buru, dan kemudian melanjutkan perjalanan. Terlepas dari kesulitan tersebut, bagi Hung Anh, kegembiraan yang diberikan kepada anak-anak adalah hadiah terbesar. "Hanya selama Festival Pertengahan Musim Gugur, tim memiliki sekitar 20 pertunjukan. Ini kerja keras, tetapi kami bahagia karena kami bangga dapat berkontribusi dalam menciptakan kenangan masa kecil yang indah bagi anak-anak," tambah Hung.
Biaya untuk setiap pertunjukan berkisar antara 3 hingga 4,5 juta VND tergantung pada skala dan jaraknya. Namun, nilai emosional yang dibawa oleh tim ini tak terukur: tawa, mata berbinar anak-anak. Selama "Perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur," Do Minh Anh yang berusia 9 tahun dari komune Nam Dong Hung dengan gembira berpegangan pada tangan ibunya: "Bu, aku suka sekali! Tahun depan, tolong ajak aku menonton barongsai lagi!" – kata-kata sederhana dan kekanak-kanakan ini adalah motivasi bagi tim barongsai ini untuk terus memupuk gairah mereka.
Bersemangat untuk menjaga agar seni tari singa dan naga tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari.
Di lingkungan Pho Hien, Grup Tari Singa dan Naga Bach Ho Duong juga sangat sibuk. Bapak Duong Van Tu, pemimpin grup, mengatakan bahwa teleponnya terus berdering dengan pemesanan dari tanggal 11 hingga 15 Agustus (kalender lunar). Sejak awal Juli (kalender lunar), para anggota telah berkumpul untuk berlatih. Grup saat ini memiliki 15-20 anggota, berusia 15 hingga 35 tahun, semuanya terikat oleh hasrat yang sama. Bapak Tu berbagi: "Pertunjukan tari singa berlangsung sekitar 15 menit tetapi membutuhkan kekuatan fisik, teknik, dan kreativitas yang tinggi. Jika para penari tidak mencurahkan hati mereka ke setiap langkah dan gerakan singa, tarian akan menjadi kaku. Kami selalu belajar dan mencari gerakan baru dari media dan internet untuk menciptakan sesuatu yang baru bagi penonton."
Tidak hanya Hung Anh Duong dan Bach Ho Duong, tetapi banyak kelompok dan grup barongsai profesional lainnya juga sibuk dengan pertunjukan untuk anak-anak selama Festival Pertengahan Musim Gugur. Bahkan, permintaan akan pertunjukan barongsai semakin meningkat, tidak hanya dari bisnis, instansi, sekolah, dan pusat perbelanjaan, tetapi juga dari kawasan perumahan yang ingin menyelenggarakan Festival Pertengahan Musim Gugur yang bermakna bagi anak-anak mereka.
Selain kelompok tari profesional, banyak juga kelompok tari lokal spontan yang terbentuk, menyatukan kaum muda dengan minat yang sama. Meskipun belum terlatih secara formal, mereka aktif berlatih dan belajar untuk membawa kegembiraan bagi anak-anak.
Untuk pertunjukan yang sukses, klien sering memprioritaskan kelompok teater bereputasi dengan staf yang terlatih dengan baik, properti berkualitas tinggi, dan kostum. Keselamatan juga menjadi prioritas utama, memastikan setiap pertunjukan tidak hanya memukau secara visual tetapi juga berjalan lancar.
Dewasa ini, dari kota-kota yang ramai hingga desa-desa yang damai, citra penari barongsai berwarna cerah yang melompat mengikuti irama gendang telah menjadi simbol Festival Pertengahan Musim Gugur. Bagi orang dewasa, ini melambangkan kegembiraan dan keberuntungan. Bagi anak-anak, ini adalah sumber kegembiraan dan kesenangan. Dan bagi para penari barongsai, ini adalah perjalanan untuk melestarikan dan menyebarkan keindahan budaya rakyat, menjadikan setiap malam festival bulan purnama semakin lengkap dan bersinar.
Sumber: https://baohungyen.vn/mua-lan-trung-thu-diem-nhan-dac-sac-cho-dem-hoi-trang-ram-3185984.html








Komentar (0)