Namun, pasukan pemerintah Kyiv berhasil menangkis serangan-serangan ini, menurut Reuters. Maliar juga mengakui bahwa pihak Rusia telah merebut beberapa posisi di dalam kota, tetapi pertempuran masih berlanjut. Sementara itu, Yevgeny Prigozhin, komandan tentara bayaran Wagner, memperkirakan bahwa Bakhmut tidak akan ditangkap dalam dua hari ke depan, dan pasukan Ukraina terus bertahan di dalam "benteng" darurat di selatan kota.
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu telah memeriksa markas komando di wilayah Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia.
Pada hari yang sama, kantor berita TASS melaporkan bahwa Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu memeriksa markas komando di wilayah Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia. Reuters mengutip sumber yang mengatakan bahwa pasukan Rusia memperkuat posisi pertahanan di dalam dan di sekitar PLTN Zaporizhzhia untuk bersiap menghadapi serangan balasan Ukraina. Pihak Rusia menggali lebih banyak parit di sekitar kota dan menanam lebih banyak ranjau di banyak area. Sistem kamera keamanan di PLTN tersebut menghadap ke utara dan difokuskan untuk memantau wilayah yang dikuasai Ukraina.
Sekilas: Operasi Hari ke-449, Ukraina Mengatakan Telah Memasang Jebakan di Bakhmut; Rusia Masih Menembakkan Rudal ke Kyiv
Dalam pembaruan terkininya, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan bahwa sebuah kereta Rusia tergelincir di dekat Krimea pada tanggal 18 Mei, yang menyebabkan blokade satu-satunya jalur kereta api yang menghubungkan wilayah Rusia dengan pangkalan Armada Laut Hitam Rusia di Sevastopol.
Berbicara pada pertemuan Dewan Keamanan PBB pada 18 Mei, Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzya, menekankan bahwa Rusia berhak menggunakan semua langkah yang diperlukan untuk menetralisir ancaman keamanan dari Ukraina. "Rusia akan memenuhi tujuan operasi militer khusus," ujar Nebenzya.
Sementara itu, dalam beberapa minggu terakhir, pemerintahan Biden telah memberi sinyal kepada sekutu-sekutu Eropa bahwa Amerika Serikat mungkin mengizinkan mereka menyediakan jet tempur F-16 untuk Ukraina. Namun, para pejabat AS tidak mengetahui apakah ada sekutu yang secara resmi meminta F-16 untuk Ukraina.
Apakah aliran bantuan dari AS ke Ukraina akan segera mengering?
Gedung Putih belum mengomentari informasi ini. Sementara itu, Pentagon mengonfirmasi bahwa mereka telah membebankan biaya lebih dari nilai total bantuan militer ke Kyiv setidaknya sebesar $3 miliar. Ini berarti AS akan menyiapkan paket bantuan baru, dengan nilai yang sama, untuk dikirimkan ke Ukraina sebagai kompensasi.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)