Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

AS-Iran: Seberapa besar ruang untuk negosiasi?

Konflik antara Iran dan AS-Israel kemungkinan akan berlanjut sebagai kebuntuan yang tegang namun terkendali, daripada dengan cepat meningkat menjadi konflik skala penuh.

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế22/05/2026

8P. số 21: Xung đột Mỹ-Iran: Lằn ranh đỏ mong manh, khoảng trống nào cho đàm phán?
Dengan sikap garis keras mereka, ruang gerak dalam negosiasi AS-Iran tetap menantang. (Sumber: Getty Image)

Dalam beberapa hari terakhir, Iran telah berulang kali menarik "garis merah" terkait program nuklirnya dan Selat Hormuz, yang menandakan bahwa Teheran siap bernegosiasi tetapi tidak akan menerima konsesi atas kepentingan intinya.

Awal bulan ini, Iran mengajukan proposal 14 poin kepada AS melalui Pakistan, yang dianggap Teheran sebagai kerangka kerja penting untuk negosiasi di masa mendatang. Proposal tersebut menuntut agar AS menghentikan operasi militer terhadap Iran dan sekutunya; mencabut blokade angkatan laut; menarik pasukan dari wilayah sekitar Iran; membebaskan aset yang dibekukan; dan mencabut sanksi ekonomi.

Namun, proposal ini tidak menyebutkan Iran akan meninggalkan program nuklirnya atau menangguhkan kegiatan pengayaan uranium. Teheran juga tidak berkomitmen untuk sepenuhnya membuka Selat Hormuz sebelum mencapai kesepakatan akhir dengan AS. Hal ini menunjukkan bahwa Iran menetapkan "batasan konsesi" sejak awal, memandang senjata nuklir dan Hormuz sebagai dua kepentingan strategis yang tidak dapat dipertukarkan tanpa syarat.

Segera setelah itu, para pemimpin Iran terus menggunakan bahasa keras untuk memperkuat "garis merah." Pada tanggal 7-8 Mei, Iran terus menolak laporan dari media Barat tentang kemungkinan tercapainya kesepakatan. Pada tanggal 11-12 Mei, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf bahkan menggambarkan proposal 14 poin tersebut sebagai "satu-satunya landasan" untuk menyelesaikan ketegangan dengan AS, dan menyatakan bahwa pilihan apa pun di luar kerangka kerja ini "tidak memiliki peluang untuk berhasil."

Namun, Iran menunjukkan fleksibilitas ketika, pada 18-19 Mei, Teheran mengirimkan versi baru dari proposal 14 poinnya melalui Pakistan setelah merevisi isinya berdasarkan masukan dari AS. Menurut media Iran, Washington diyakini telah mempertimbangkan kemungkinan untuk sementara melonggarkan beberapa sanksi minyak selama negosiasi.

Namun, perbedaan pendapat inti antara kedua pihak tetap belum terselesaikan, khususnya tuntutan AS agar Iran menghentikan pengayaan uranium dan membuka kembali sepenuhnya Selat Hormuz sebagai imbalan atas pencabutan sanksi. Sementara itu, Teheran terus bersikeras bahwa negosiasi saat ini harus fokus semata-mata pada pengakhiran konflik dan pengurangan tekanan militer, dengan isu nuklir akan dibahas pada tahap selanjutnya.

Berdasarkan perkembangan di atas, tren konflik dalam periode mendatang dapat dilihat sebagai berikut:

Pertama, dalam jangka pendek, konflik kemungkinan akan tetap tegang tetapi terkendali. Kedua belah pihak akan mempertahankan tekanan militer dan bersaing untuk mendapatkan pengaruh, tetapi semua akan berusaha menghindari konflik langsung berskala besar.

Kedua, Selat Hormuz akan terus menjadi titik strategis utama.

Ketiga, prospek tercapainya kesepakatan komprehensif masih cukup rendah. "Garis merah" yang ditetapkan Iran telah secara signifikan mempersempit ruang untuk kompromi, sementara AS dan Israel masih menganggap pembatasan kemampuan nuklir Iran sebagai prioritas strategis.

Singkatnya, penyesuaian dan pengajuan ulang berulang kali dari proposal 14 poin oleh Iran menunjukkan bahwa Teheran masih ingin mempertahankan jalur negosiasi dengan AS, sementara pada saat yang sama dengan tegas membela kepentingan strategisnya yang terkait dengan program nuklirnya dan Selat Hormuz.

Dalam periode mendatang, konflik kemungkinan akan berlanjut dengan cara yang konfrontatif namun terkendali, karena semua pihak berupaya melindungi kepentingan inti mereka sambil menghindari peningkatan ketegangan menjadi konflik regional yang sepenuhnya meluas.

Sumber: https://baoquocte.vn/my-iran-khoang-trong-nao-cho-dam-phan-395589.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Persatuan Pemuda Komune Thien Loc

Persatuan Pemuda Komune Thien Loc

Vietnam!

Vietnam!

Đến với biển đảo của Tổ quốc

Đến với biển đảo của Tổ quốc