
Menurut Al Jazeera, serangan udara AS terjadi pada malam 27 Mei di kota Bandar Abbas, Iran selatan. Militer AS juga mencegat dan menembak jatuh beberapa drone Iran setelah mendeteksi perilaku yang mengancam.
AS bersikeras bahwa ini murni tindakan defensif, dan menyatakan bahwa gencatan senjata antara Washington dan Teheran tetap berlaku.
Langkah-langkah militer terbaru antara kedua pihak terjadi ketika AS dan Iran mempertahankan saluran negosiasi untuk mencari kesepakatan guna meredakan konflik di Timur Tengah.
Pada 27 Mei, Gedung Putih membantah laporan dari Iran tentang rancangan perjanjian yang diduga sedang dibahas antara kedua pihak. Menurut televisi pemerintah Iran (IRIB), rancangan tersebut mencakup penarikan pasukan AS dari daerah-daerah di dekat Iran dan pencabutan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhannya. Namun, Washington sepenuhnya membantah hal ini.
Sebelumnya, pada 25 Mei, AS juga melakukan serangan udara terhadap Iran. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa target yang dinetralisir termasuk kapal-kapal yang sengaja memasang ranjau dan sejumlah lokasi peluncuran rudal yang menimbulkan ancaman langsung terhadap keselamatan tentara AS di wilayah tersebut.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/my-iran-khong-kich-tra-dua-qua-lai-post854760.html









Komentar (0)